Senin, September 7, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Badai Tropis Diperkirakan Akan Terbentuk di Laut Filipina

redaksi
27 Oktober 2022
Kategori : Berita
0
Badai Tropis Diperkirakan Akan Terbentuk di Laut Filipina

Perkiraan jalur lintasan "Paeng" di Laut Filipina. GAMBAR: PAGASA

Menurut Jason badai dapat membawa hujan lebat dan angin kencang ke Filipina, pada Jumat dan akhir pekan ini. Kemudian diperkirakan dapat mengancam Taiwan, Kepulauan Ryukyu, serta selatan Japan awal minggu depan.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) menginformasikan pada Kamis pukul 03.00, siklon tropis ini bergerak lambat ke arah barat dengan tekanan udara pusat 1000 hPa (hektopaskal).

Prediksi pada Jumat dan Sabtu kekuatan sistem ini menjadi siklon tropis yang berkembang. Kekuatan sistem ini diperkirakan akan menguat menjadi siklon tropis yang berkembang ekstrem, pada hari Minggu.

Depresi tropis Paeng berkembang dari bibit siklon tropis 93W sejak Sabtu (22/10). Sistem ini awal terbentuk berada di timut-timur laut Palau dan selatan barat daya Guam.

Menurut Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama, Joint Typhoon Warning Center (JTWC) dalam 24 jam ke depan 93W (Filipina nama Paeng) memiliki peluang tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis.

94W

Sementara itu, bibit siklon tropis 94W telah berkembang di timur-timur laut Palau atau selatan Guam, Rabu (26/10).

Sistem ini dengan kecepatan angin 30 km per jam, dengan tekanan permukaan laut 1006 hPa.

Daerah ini masih sedang diselidiki potensinya untuk berkembang menjadi siklon tropis.

Sumber: PAGASA/Filipina, Badan Meteorologi Jepang/JMA, dan Zoom.earth/JTWC

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: Badai TropisBadan Meteorologi JepangDepresi TropisFilipinaJTWCLaut FilipinaPAGASASiklon TropisTopan Nalgae
Bagikan13Tweet1KirimKirim
Previous Post

Badai Sitrang Merusak Ribuan Rumah di Bangladesh, 24 Orang Tewas

Next Post

Badai Tropis Nalgae Terbentuk di Laut Filipina

Postingan Terkait

Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Lebih Dari 6.000 Meter, Tidak Ada Anomali Muka Air Laut

Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Lebih Dari 6.000 Meter, Tidak Ada Anomali Muka Air Laut

7 September 2026
4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Penutupan 8 Bandara Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau Diperpanjang, 1.558 Penerbangan Tertunda

6 September 2026

150 Ribu Penumpang dan 467 Penerbangan Terdampak Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup

4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

BRIN Perkenalkan Sistem Deteksi Dini Karhutla Indonesia

Dentuman Gunung Anak Krakatau

Peneliti UNG Riset Kulit Jeruk Nipis Berpotensi Jadi Terapi Alami

Aroma Terapi Dari Minyak Atsiri Kulit Jeruk Nipis Dapat Redakan Kecemasan Ibu Hamil

Next Post
Badai Tropis Nalgae Terbentuk di Laut Filipina

Badai Tropis Nalgae Terbentuk di Laut Filipina

Komentar tentang post

TERBARU

Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Lebih Dari 6.000 Meter, Tidak Ada Anomali Muka Air Laut

UNG Jalin Kerjasama Dengan PT Hasjrat Abadi

Penutupan 8 Bandara Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau Diperpanjang, 1.558 Penerbangan Tertunda

150 Ribu Penumpang dan 467 Penerbangan Terdampak Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup

4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

BRIN Perkenalkan Sistem Deteksi Dini Karhutla Indonesia

AmsiNews

REKOMENDASI

Seperti Apa Kasus Flu Burung di Kamboja

Banjir dan Longsor Melanda Kabupaten Ende

Mengenal Virus Corona

Penyumbang Ekspor Terbesar Provinsi Gorontalo Pelet Kayu, Bukan Jagung dan Ikan

Menkominfo: Penting Jaga Koeksistensi Media

Bibit Siklon Tropis 90W Tumbuh di Utara Kepulauan Talaud

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.