Pergerakan yang cenderung diam di tempat (quasi-stationary) ini kemungkinan juga disebabkan oleh lemahnya arus pengarah (steering environment).
JTWC memperkirakan sistem ini (17W) akan menguat secara stabil dengan laju kurang lebih sesuai dengan rata-rata klimatologis selama 36 jam ke depan.
Seiring pergerakannya secara bertahap menuju kondisi lingkungan yang lebih baik—dengan wind shear yang lebih rendah dan aliran keluar (outflow) di lapisan atas yang lebih kuat—sembari mengalami simetrisasi vorteks.
Intensifikasi cepat atau Rapid Intensification (RI) diperkirakan terjadi dalam 1,5 hingga 3 hari, dengan peningkatan intensitas setidaknya sebesar 100 km per jam (55 knot), kata JTWC.
Setelah melintasi gugusan Kepulauan Mariana Utara, sistem diperkirakan akan menguat bertahap dan kemudian mencapai tingkat intensitas yang stabil tepat di bawah ambang batas topan super atau super typhoon.




