Minggu, Agustus 2, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Bagaimana Mengukur Tinggi Muka Air Laut Dari Luar Angkasa

redaksi
30 Mei 2022
Kategori : Berita
0
Satelit Sentinel-6 Ambil Alih Pengukuran Permukaan Laut Global

Sentinel-6 Michael Freilich, satelit terbaru untuk pengukuran permukaan laut global. FOTO: NASA

Darilaut – Mengetahui perkembangan tinggi permukaan air laut sangat penting, terutama bagi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

Namun, mengukur perkembangan muka air laut tidak hanya langsung di lokasi. Dengan dengan adanya Satelit Sentinel-6 Michael Freilich, tinggi muka air laut dapat diukur dari luar angkasa.

Sentinel-6 telah mengambil alih pengukuran permukaan laut global dari satelit pendahulu Jason-3.

Satelit terbaru ini menjadi referensi resmi untuk pengukuran permukaan laut global melalui luar angkasa.

Untuk mengetahui cara kerja pengukuran altimetri S6 ini EUMETSAT (European Organisation for the Exploitation of Meteorological Satellites) memberikan kursus singkat.

Kursus singkat ini akan berlangsung secara daring pada 15 Juni pukul 12:00 UTC (19.00 WIB). Kursus akan fokus pada kemampuan baru altimeter Sentinel-6 Michael Freilich dan rute akses data baru untuk mendapatkan produknya.

Satelit altimetri Sentinel-6 Michael Freilich diluncurkan pada 21 November 2020. Satelit ini sekarang beroperasi penuh dan merupakan misi referensi altimetri baru, menggantikan pendahulunya, Jason-3.

Dalam webinar ini ini, akan meninjau kembali konsep tinggi permukaan laut dan uraian pengukuran variabel penting.
Webinar ini difasilitasi EUMETSAT dengan menghadirkan Webinar Ben Loveday, Vinca Rosmorduc, Christine Traeger Chatterjee dan Hayley Evers-King.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: EumetsatNaiknya Permukaan LautRiset KelautanSatelit Sentinel-6 Michael Freilich
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Kapal Ladang Pertiwi 02 Mati Mesin dan Tenggelam di Selat Makassar

Next Post

Bibit Siklon Tropis 93W Membentuk Daerah Konvergensi di Laut Sulawesi

Postingan Terkait

Kontribusi Sektor Kelautan Rendah, Profesor Riset BRIN Dorong Omnibus Law Kelautan

Kontribusi Sektor Kelautan Rendah, Profesor Riset BRIN Dorong Omnibus Law Kelautan

2 Agustus 2026
Bibit Siklon Tropis 94W Beri Dampak Gelombang Laut di Sangihe dan Talaud

Bibit 94W Menguat Menjadi Depresi Tropis di Laut Filipina

2 Agustus 2026

Topan Super Dolphin Sedikit Melemah di Timur Laut Kepulauan Mariana Utara

Wisuda ke-62, UNG Kukuhkan 700 Lulusan

Sambut Ribuan Mahasiswa Baru UNG Perkenalkan Logo dan Maskot Simbol Kampus Berdampak

Bibit Siklon Tropis 94W Beri Dampak Gelombang Laut di Sangihe dan Talaud

El Niño Masih Dapat Mengalami Penguatan

BMKG Pantau 1.729 Titik Panas di Sejumlah Wilayah di Indonesia

Next Post
Badai Siklon Terbentuk di Teluk Benggala

Bibit Siklon Tropis 93W Membentuk Daerah Konvergensi di Laut Sulawesi

Komentar tentang post

TERBARU

Kontribusi Sektor Kelautan Rendah, Profesor Riset BRIN Dorong Omnibus Law Kelautan

Bibit 94W Menguat Menjadi Depresi Tropis di Laut Filipina

Topan Super Dolphin Sedikit Melemah di Timur Laut Kepulauan Mariana Utara

Wisuda ke-62, UNG Kukuhkan 700 Lulusan

Sambut Ribuan Mahasiswa Baru UNG Perkenalkan Logo dan Maskot Simbol Kampus Berdampak

Bibit Siklon Tropis 94W Beri Dampak Gelombang Laut di Sangihe dan Talaud

AmsiNews

REKOMENDASI

Bahas 19 Resolusi, Majelis Lingkungan Hidup PBB Dibuka Hari Ini di Nairobi

Catatan Tsunami Teluk Tomini 83 Tahun Lalu

Longsor di Tapanuli Selatan, 8 Orang Hilang

Fakultas Hukum UNG Mulai Menyiapkan Akreditasi Tahun 2027

Tuna Sirip Biru Berat 190 kg Terjual Rp 1 Miliar Lebih di Pingtung Taiwan

Apa Itu Klirens Etik Penelitian?

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.