“Menanam pohon tidak otomatis memulihkan ekosistem,” ujarnya.
Restorasi sejati harus memulihkan fungsi dan proses ekologis, bukan sekadar mengganti tutupan vegetasi.
Tanpa pendekatan ilmiah berbasis ekosistem, rehabilitasi berisiko menghasilkan “hutan semu” yang rapuh dan miskin keanekaragaman hayati.
Halaman 3 dari 3




