Selanjutnya, kata Ocky, Indonesia memerlukan lebih banyak pakar dalam bidang mikroplastik untuk melakukan inovasi.
Riset tidak hanya menangani masalah sampah plastik, tetapi juga mengidentifikasi dan mencari sumbernya.
Konteks identifikasi sumber dan volume sampah plastik yang menuju ke laut juga masih menjadi masalah.
“Introduksi sampah plastik ke laut atau perairan tawar tidak akan bisa dicegah tanpa adanya solusi alternatif, di mana masyarakat sebagai sumber awal dari sampah plastik,” ujarnya.




