Darilaut – Seorang nelayan Filipina yang hanyut di dekat perairan Gorontalo Utara Laut Sulawesi Desember 2025 masih belum ada kepastian pemulangannya kembali ke negara asal.
Nelayan bernama Robinsal ditemukan di rumpon (rakit) di Laut Sulawesi. Kapal ikan Cahaya Nur kemudian membawa nelayan Filipina tersebut ke Pelabuhan Kwandang, Gorontalo Utara.
Selajutnya, untuk proses pemulangan melalui Kantor Imigrasi Gorontalo.
Namun, sudah dua minggu lebih Robinsal dari Sitangkai (Tawi-Tawi) masih belum jelas pemulangannya.
Hingga kini Robinsal berada di Kantor Imigrasi Gorontalo, menunggu konfirmasi dari Kedutaan Filipina untuk proses deportasi.
Robinsal yang mengalami musibah laut ini tidak membawa dokumen resmi kewarganegaraan.
Pemulangan Robinsal belum bisa diproses karena masalah identitas kewarganegaraan Filipina.
Kedutaan Filipina belum memberikan respon atas kejadian dan upaya untuk mendeportasi.
Robinsal, ayah dari dua orang anak yang masih berusia di bawah lima tahun tersebut, juga penyandang disabilitas di kaki kanan.




