Selasa, Oktober 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Bencana Alam 2020, Rumah Rusak 42.762 dan Terendam 836.291 Unit

redaksi
2 Januari 2021
Kategori : Berita
0
Tahun 2020, Papua Barat dan Papua Paling Sedikit Kejadian Bencana

FOTO: BNPB

Kerusakan rumah akibat banjir sebanyak 24.000 unit. Sebanyak 7.755 unit rusak berat, 3.505 rusak sedang dan 12.740 rusak ringan.

Kerusakan rumah akibat angin puting beliung sebanyak 15.000 unit. Sebanyak 1.877 unit rusak berat, 1.823 rusak sedang dan 11.300 rusak ringan. Bencana tanah longsor sebanyak 1.681 unit mengalami kerusakan. Sebanyak 444 unit rusak berat, 343 rusak sedang dan 894 rusak ringan.

Rumah rusak akibat gelombang pasang atau abrasi mencapai 154 unit, dengan rincian 76 unit rusak berat, 9 rusak sedang dan 69 rusak ringan.

Bencana geologi juga berdampak pada kerusakan rumah, yaitu kejadian gempa dengan magnitudo yang berbeda.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat 11 kejadian gempa merusak pada 2020.

Sejumlah gempa tersebut mengguncang Simeuleu, Seram, Sukabumi, Tapanuli Selatan, Sabang, Maluku Utara, Bengkulu, Talaud, Pangandaran, Mamuju Tengah dan Brebes-Kuningan.

Data kerusakan rumah akibat gempa mencapai 1.926 unit, dengan rincian 241 unit rusak berat, 492 rusak sedang dan 1.193 rusak ringan.

Sementara itu, jumlah kerusakan akibat bencana sepanjang 2020 pada infrastruktur fasilitas publik sebanyak 1.542 unit. Kerusakan mencakup fasilitas peribadatan 727 unit, fasilitas pendidikan 672, jembatan 442, fasilitas kesehatan 143 dan fasilitas perkantoran 134.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: BanjirBNPBHidrometeorologiMitigasi Bencana
Bagikan9Tweet6KirimKirim
Previous Post

Otoritas Perikanan Jepang Membiarkan Paus Minke Terjebak dalam Jaring

Next Post

Biaya Angkut Petikemas Naik Tajam Saat Pandemi Covid-19

Postingan Terkait

Copernicus Atmosphere Tampilkan Konsentrasi Harian PM2.5 di Indonesia dan Benua Maritim

Copernicus Atmosphere Tampilkan Konsentrasi Harian PM2.5 di Indonesia dan Benua Maritim

6 Oktober 2026
Banjir Banyak Membawa Sampah Plastik ke Laut

Jejak Sampah Dari Sungai ke Laut

6 Oktober 2026

Mahkamah Konstitusi Sidang Pengucapan Putusan Keabsahan Syarat Pendidikan Gibran

Sorgum Berpeluang Dikembangkan pada Beragam Produk Pangan

Tanaman Sorgum untuk Pangan Berkelanjutan

Badai Tropis Koguma Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

Typhoon Nolo Continues Moving Toward Eastern Japan

Topan Nolo Terus Bergerak Menuju Timur Jepang

Next Post
Indonesia Bahas Pertukaran Awak Kapal di Forum BIMP-EAGA

Biaya Angkut Petikemas Naik Tajam Saat Pandemi Covid-19

Komentar tentang post

TERBARU

Copernicus Atmosphere Tampilkan Konsentrasi Harian PM2.5 di Indonesia dan Benua Maritim

Jejak Sampah Dari Sungai ke Laut

Mahkamah Konstitusi Sidang Pengucapan Putusan Keabsahan Syarat Pendidikan Gibran

Sorgum Berpeluang Dikembangkan pada Beragam Produk Pangan

Tanaman Sorgum untuk Pangan Berkelanjutan

Badai Tropis Koguma Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

AmsiNews

REKOMENDASI

265 ASN UNG Tanda Tangani Surat Perjanjian Kerja

Guterres Mengeluarkan Peringatan Keras Dalam Pertemuan Iklim di New York

Badai Tropis Soulik Mendarat di Vietnam Tengah dan Laos

Jelang Ramadan Pemerintah Kota Gorontalo Fokus Kendalikan Inflasi

Gempa Jatim, 6 Meninggal Dunia dan Satu Luka Berat

Sejarah Pertama di Indonesia, Ekspedisi Pinisi Arungi Laut 136 Hari dan 3400 Mil

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.