Selasa, Mei 26, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Bencana di Pantai Kita, Catatan Sejarah Tsunami Krakatau

redaksi
26 Agustus 2021
Kategori : Berita
0
Dinasti Krakatau, Letusan 100 Ribu Tahun Lalu Membelah Jawa dan Sumatera

Kapal uap “Berouw” berpindah 3,3 kilo meter dari tempatnya berlabuh karena hempasan gelombang tsunami akibat letusan gunungapi Krakatau pada 27 Agustus 1883. GAMBAR: SIMKIN & FISKE/NONTJI (1993)

Darilaut – “Karena Indonesia berada pada jalur gempa dan jalur vulkanik yang aktif, maka catatan-catatan sejarah telah menunjukkan bahwa peristiwa tsunami telah sering menimbulkan bencana di pantai-pantai kita,” tulis ahli kelautan Dr Anugerah Nontji.

Hari ini, 26 Agustus, tercatat dalam sejarah terjadi letusan Gunung Krakatau. Peristiwa letusan dahsyat itu pada 1883.

Letusan katastropik ini, menurut Kepala Badan Mitigasi Gempa Bumi dan Bencana Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), melalui akun Twitter Kamis (26/8), meruntuhkan kaldera.

Pada 27 Agustus 1883, Daryono menuliskan, 2/3 badan Krakatau runtuh dalam letusan berantai. Letusan paling mematikan dan merusak dalam sejarah. Sebanyak 36.417 korban jiwa akibat letusan dan tsunami yang dihasilkannya.

Dalam catatan sejarah, seperti ditulis Nontji (1993) letusan disusul tsunami ini telah memindahkan kapal uap “Berouw” yang sedang berlabuh di Pelabuhan Teluk Betung.

Tak lama, setelah letusan Gunung Api Krakatau, gelombang tsunami menerjang. Kapal ini berpindah tempat ke lembah Sungai Kuripan.

Jarak kapal terlempar sejauh 3,3 kilo meter dari tempat semula. Kapal berpindah di ketinggian 9 meter, dengan jarak dari pantai 2,8 kilo meter.

Pelampung sebagai tempat tambat kapal “Berouw” terlempar ke darat, di ketinggian 20 meter. Di Kota Teluk Betung, tsunami menerjang dengan ketinggian gelombang 20 meter. Di Merak setinggi 40 meter.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Anugerah NontjiGunung Anak KrakatauKrakatautsunamiTsunami KrakatauTsunami Selat Sunda
Bagikan5Tweet3KirimKirim
Previous Post

Petugas Evakuasi Korban Meninggal Gempa Tojo Una-Una, Sejumlah Warga Mengungsi

Next Post

Gempa Merusak di Tojo Una-Una, Ini Hasil Analisis Geologi

Postingan Terkait

Penyakit Diabetes Mengancam Usia Remaja

Penyakit Diabetes Mengancam Usia Remaja

25 Mei 2026
Koperasi Produsen Cahaya Sinergi Dengilo Kantogi Izin Pertambangan Rakyat di Pohuwato

Koperasi Produsen Cahaya Sinergi Dengilo Kantogi Izin Pertambangan Rakyat di Pohuwato

25 Mei 2026

Markhor, Kambing Liar Bertanduk Spiral yang Hampir Terancam Punah

Bibit Siklon Tropis 99W Berada di Utara Papua

Indonesia Masih Pemasok Bahan Mentah Hasil Laut

Hasil Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru SNBT 2026 Diumumkan Sore Ini

Laut Indonesia Bukan Sekadar Ruang Ekonomi

SDGs Center UNG Dukung Gerakan Pilah Sampah

Next Post
Gempa Merusak di Tojo Una-Una, Ini Hasil Analisis Geologi

Gempa Merusak di Tojo Una-Una, Ini Hasil Analisis Geologi

Komentar tentang post

TERBARU

Penyakit Diabetes Mengancam Usia Remaja

Koperasi Produsen Cahaya Sinergi Dengilo Kantogi Izin Pertambangan Rakyat di Pohuwato

Markhor, Kambing Liar Bertanduk Spiral yang Hampir Terancam Punah

Bibit Siklon Tropis 99W Berada di Utara Papua

Indonesia Masih Pemasok Bahan Mentah Hasil Laut

Hasil Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru SNBT 2026 Diumumkan Sore Ini

AmsiNews

REKOMENDASI

Katib Aam PBNU Akan Menghadiri UNG Bersholawat dan Haflah

Kapal Ferry Terbakar di Filipina, 29 Orang Tewas

Lebih Dari 41 Juta Orang Terkena Dampak Topan Yagi, 428 Orang Tewas

Belajar Mangrove di Matalalang, Bonus Sunset

Bitung Jadi Model Percontohan Perlindungan Awak Kapal Perikanan

Sejarah Perkembangan Eksplorasi Uranium di Indonesia dan Unsur Tanah Jarang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.