Meskipun tubuhnya menyimpang dari bentuk ikan pada umumnya, terdapat organ-organ yang identik ikan. Seperti insang sebagai organ respirasi, sirip punggung yang digunakan untuk bergerak dan tulang punggung yang menjadi penopang tubuhnya.
Bentuk ekornya memanjang dan meruncing, berfungsi sebagai organ untuk berpegangan pada obyek atau substrat tertentu. Kuda laut memiliki ukuran panjang tubuh dari ujung mulut hingga ujung ekor sekitar 17 mm -35 cm.
Kuda laut ukuran paling kecil yaitu “pygmy seahorse” spesies H. pontohi, H. severnsi dan H. satomiae dengan panjang maksimum hanya mencapai <17 mm.
Kuda laut berukuran besar “big-bellied seahorse” seperti spesies H. abdominalis dengan panjang badan mencapai 350 cm.
Secara morfologi, kuda laut jantan dan betina sulit dibedakan pada stadia juvenil. Setelah dewasa keduanya dapat dibedakan dengan jelas karena kuda laut jantan memiliki kantong telur pada bagian abdomennya, sementara pada kuda laut betina tidak ada.
Umumnya kuda laut hidup di kedalaman kurang dari 20 meter. Kuda laut ini dapat dijumpai di kawasan yang ditumbuhi padang lamun, terumbu karang, rumput laut, dan mangrove.
Terdapat pula spesies kuda laut tertentu yang dijumpai berada di muara sungai atau laguna dengan substrat dasar berpasir maupun berlumpur.





Komentar tentang post