Selasa, November 3, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Bioprospeksi Moluska untuk Obat-obatan

redaksi
21 November 2022
Kategori : Berita, Kesehatan
0
Bioprospeksi Moluska untuk Obat-obatan

Cangkang moluska. FOTO: DARILAUT.ID

Spesies ini masih ada yang diambil dari alam. Karena itu SKIKH BRIN selaku otoritas ilmiah maupun manajemen otoritas yang berada di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah melakukan upaya pengendalian untuk pemanfaatan berkelanjutan.

Antara lain dengan penetapan kuota tangkap alam, monitoring populasi, ukuran tangkapan, dan periodisasi penangkapan seperti pemberlakuan sistem sasi. Cangkang dengan ukuran lebih dari 8 cm yang diperbolehkan untuk ekspor.

Jenis moluska lainnya seperti bekicot sering dianggap sebagai keong racun. Padahal bekicot bukanlah keong racun.

Ada moluska yang benar-benar keong racun, seperti kelompok Conus dan beberapa kelompok keong yang ada di laut karena memiliki toksin.

Sedangkan keong darat terutama di Afrika banyak digunakan untuk menyembuhkan luka. Bahkan di Afrika digunakan sebagai obat untuk laki-laki yang selesai sunat untuk mengurangi pendarahan.

Di Indonesia banyak yang menggunakan lendir bekicot seperti di Jawa untuk obat.

“Untuk kosmetik seperti skincare, serum, masker dari keong bisa membuat kulit-kulit wanita menjadi kenyal seperti bayi, jadi sangat potensial,” ujar Ayu.

“Salah satu penelitian kami membuktikan bahwa lendir dari beberapa spesies keong darat bersifat tidak beracun, jadi bisa digunakan sebagai bahan dasar perawatan kulit.”

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: BRINMasyarakat Moluska IndonesiaMoluskaobat-obatanObat-obatan dari lautUnhas
Bagikan7Tweet4KirimKirim
Previous Post

Masih 150 Ribu Moluska yang Belum Dideskripsi Jenisnya

Next Post

Besok AMSI Menggelar IDC 2022

Postingan Terkait

BNPB – UGM Kerja Sama Pemasangan Sistem Peringatan Dini Tsunami

Hari Kesadaran Tsunami Sedunia: Kisah Tentang Smong dari Pulau Simeulue Aceh

3 November 2026
Sedimen dari Sungai Mekong Mengalir ke Pesisir Vietnam

Sedimen dari Sungai Mekong Mengalir ke Pesisir Vietnam

2 November 2026

World Tsunami Awareness Day: Kisah-kisah Pembelajaran Menghadapi Tsunami

AMSI Mendorong Transformasi Bisnis Media

770 Juta Orang Tinggal di Wilayah Pesisir, Rentan Naiknya Permukaan Laut

New York Beradaptasi dengan Perubahan Iklim, Membangun Penghalang di Sepanjang Garis Pantai

Potensi Karhutla Awal November Risiko Tertinggi di Sebagian Wilayah Indonesia

Sebaran Asap Lintas Batas Terdeteksi dari Papua Nugini ke Papua Selatan

Next Post
Besok AMSI Menggelar IDC 2022

Besok AMSI Menggelar IDC 2022

Komentar tentang post

TERBARU

Hari Kesadaran Tsunami Sedunia: Kisah Tentang Smong dari Pulau Simeulue Aceh

Sedimen dari Sungai Mekong Mengalir ke Pesisir Vietnam

World Tsunami Awareness Day: Kisah-kisah Pembelajaran Menghadapi Tsunami

AMSI Mendorong Transformasi Bisnis Media

Tenaga Kependidikan UNG Diingatkan Tuntaskan Target Kinerja

770 Juta Orang Tinggal di Wilayah Pesisir, Rentan Naiknya Permukaan Laut

AmsiNews

REKOMENDASI

Cari Kotak Hitam CVR, Baruna Jaya IV Menyisir di Lokasi Jatuhnya Pesawat Sriwijaya

4 Media Nasional dan 6 Universitas Kolaborasi Pengembangan Sahabat-AI

Ini Respons ITB Kasus Perjokian UTBK 2025

Pemerintah Kota Gorontalo Aksi Bersih-Bersih Pantai

Vietnam Bersiap Menghadapi Badai Tropis Soulik yang Terbentuk di Laut Cina Selatan

Nelayan Hilang di Pantai Ketapang Condong Ditemukan Meninggal Dunia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.