Sabtu, Maret 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Bom Ikan Resahkan Warga dan Pelaku Jasa Wisata di Togean

redaksi
10 Agustus 2021
Kategori : Berita, Konservasi
0
Bom Ikan Resahkan Warga dan Pelaku Jasa Wisata di Togean

Perahu nelayan di Cagar Biosfer Togean. FOTO: DARILAUT.ID

Sebelumnya, Kepala Balai Taman Nasional Kepulauan Togean, Bustang, mengatakan, untuk memutus mata rantai penangkapan ikan dengan cara merusak yang menggunakan bom ikan dan racun ada pada pengumpul atau pembeli ikan.

“Pengumpul atau pembeli harus dibekali cara untuk mengetahui ikan yang ditangkap dengan cara yang tidak ramah lingkungan,” kata Bustang kepada Darilaut.id.

Karena itu, kata Bustang, perlu dukungan pemerintah daerah untuk mengeluarkan kebijakan bagi pengumpul dan pembeli, untuk tidak menerima hasil tangkapan ikan dengan cara yang merusak. Kebijakan ini juga harus diketahui dan ditindaklanjuti oleh kepala desa dan camat.

Larangan membeli ikan yang ditangkap dengan cara yang tidak ramah lingkungan ini harus menjadi kebijakan bersama, selain juga memperbanyak operasi gabungan di dalam kawasan Taman Nasional Togean dan tempat-tempat lain.

Menurut Bustang, di lokasi-lokasi yang teridentifikasi sebagai pelaku penangkapan ikan dengan cara merusak juga diberikan modal berupa alat tangkap.

Sosialisasi tanpa memberikan alternatif mata pencaharian, tidak akan memberikan hasil maksimal. Bila tidak ada peralatan yang memadai, kecenderungan kembali menangkap dengan cara merusak akan terus terjadi.

Bustang mengatakan yang melakukan penangkapan ikan dengan cara merusak hanya segelintir orang, tetapi sangat merusak habitat terumbu karang dan biota laut.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Bom IkanPariwisatapariwisata berkelanjutanTaman Nasionalteluk tominiTogean
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Ini Beras Analog Terbuat Dari Kedelai dan Rumput Laut

Next Post

Mahasiswa Bentuk Koperasi Nelayan di Selayar

Postingan Terkait

Topan Fung-wong Mendekati Pendaratan di Luzon

Komite Menghapus 8 Nama Topan Karena Menimbulkan Kerusakan Parah

14 Maret 2026
Topan Super Ragasa Menumbangkan Pohon dan Kejadian Tanah Longsor di Hong Kong

Topan Makin Intensif, Ancam Jutaan Orang Tiap Tahun

14 Maret 2026

Krisis di Timur Tengah Meluas, Harga Minyak Melonjak

4 Ikan Tuna Berukuran Besar Didaratkan di Gorontalo

Kondisi Cuaca dan Gelombang Selat Sunda Jelang Mudik Lebaran 2026

Kondisi Cuaca Saat Mudik dan Libur Idul Fitri 1447 H Berpotensi Hujan

2 Prodi Fakultas Kedokteran UNG Raih Akreditasi Unggul

Ikan Termahal di Dunia Tuna Sirip Biru Panjang 2,1 Meter Kembali Didaratkan di Gorontalo

Next Post
Selayar

Mahasiswa Bentuk Koperasi Nelayan di Selayar

Komentar tentang post

TERBARU

Komite Menghapus 8 Nama Topan Karena Menimbulkan Kerusakan Parah

Topan Makin Intensif, Ancam Jutaan Orang Tiap Tahun

Krisis di Timur Tengah Meluas, Harga Minyak Melonjak

4 Ikan Tuna Berukuran Besar Didaratkan di Gorontalo

Kondisi Cuaca dan Gelombang Selat Sunda Jelang Mudik Lebaran 2026

Kondisi Cuaca Saat Mudik dan Libur Idul Fitri 1447 H Berpotensi Hujan

AmsiNews

REKOMENDASI

Jerat Utang Nelayan Buruh

Banjir, Longsor dan Angin Kencang Merusak Puluhan Rumah

Penyelam Perlu Dibekali Pendidikan Konservasi

Iriana, Kapal Kargo Indonesia Kandas Karena Topan Gaemi di Pantai Taiwan

Siklon Tropis Jenna Terletak di Dekat Kepulauan Cocos, Bawa Angin Kencang dan Hujan Lebat

KJRI Sydney dan Perhimpunan Pelajar Menggelar Warung Konsuler di Brisbane

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.