Kamis, Oktober 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

redaksi
14 Juli 2026
Kategori : Berita, Konservasi, Orca
0
Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Konservasi integratif paus dengan bertumpu pada kosmologi “Ola Nuâng-Lefa Nué” masyarakat adat Lamalera di Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur. FOTO: KOLEKSI ALEXANDER AUR

Pemerintah mengeluarkan laut adat Lamalaera dari zona konservasi dan menempatkannya sebagai zona perikanan tradisional.

Hal ini belum cukup memadai dalam menggeser atau menggantikan paradigma dan pendekatan konservasi lama, yakni paradigma dan pendekatan konvensional atau fortress conservation.

Resistensi dan ”penolakan masyarakat adat Lamalera” menunjukkan bahwa ada persoalan dalam kebijakan tersebut.

Penggunaan paradigma dan pendekatan konservasi konvensional atau fortress conservation: manusia merupakan ancaman utama bagi kelestarian lingkungan sehingga perlindungan alam harus dilakukan dengan cara membatasi dan memisahkan secara tegas ruang manusia dan ruang alam, kata Dr. Alex.

Berangkat dari permasalahan tersebut, Alex kemudian melakukan penelitian ”Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera” baik dari sisi empiris dan teoretis.

Alex mengatakan bahwa kosmologi masyarakat adat sebagai sumber ontologis, epistemik, normatif dan institusional dalam tata kelola konservasi. Ini menjamin keseimbangan relasi manusia (kampung) dan lingkungan (laut, paus), dan leuluhur, Tuhan berlangsung secara berkelanjutan.

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: BRINDr. Alexander AurDr. Bona BedingLamaleraMasyarakat Adat LamaleraNusa Tenggara Timur
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Next Post

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

Postingan Terkait

Kenaikan Suhu Berdampak Luas Terhadap Lingkungan dan Berbagai Risiko Iklim

UNICEF Peringatkan 190 Juta Anak di Asia dan Pasifik Menghadapi Risiko Iklim Akibat El Niño

15 Oktober 2026
Kondisi Kering Mendominasi Wilayah Indonesia di Awal Oktober

59 Daerah di Pulau Sulawesi Peringatan Dini Kekeringan Kategori Awas

15 Oktober 2026

21 Daerah di Gorontalo dan Sulawesi Utara Mengalami Kekeringan Kategori Awas

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI

Kondisi El Niño Sangat Kuat Memengaruhi Musim Dingin di Asia Selatan

Kualitas Udara Sejumlah Wilayah di Indonesia Kategori Berbahaya dan Tidak Sehat

Sebaran Asap di Pulau Sulawesi

Satelit Copernicus Sentinel-2 Tampilkan Sebelum dan Setelah Banjir Dahsyat di Lembah Himalaya Nepal

Next Post
Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

TERBARU

UNICEF Peringatkan 190 Juta Anak di Asia dan Pasifik Menghadapi Risiko Iklim Akibat El Niño

Media Beretika Bukan Media yang Tidak Pernah Salah

59 Daerah di Pulau Sulawesi Peringatan Dini Kekeringan Kategori Awas

21 Daerah di Gorontalo dan Sulawesi Utara Mengalami Kekeringan Kategori Awas

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI

Kondisi El Niño Sangat Kuat Memengaruhi Musim Dingin di Asia Selatan

AmsiNews

REKOMENDASI

Dubes Indonesia di Belgia Luncurkan Brand Tuna Indonesia

Kasus Virus Corona Tembus 3 Juta

Rektor Mengukuhkan 701 Wisudawan Universitas Negeri Gorontalo

Bawa Gelombang Tinggi Lebih 11 Meter Siklon Isla Akan Menguat

Bagaimana Caranya Astronom Mengungkap Gambar Lubang Hitam di Galaksi Kita

Pemerintah Sedang Mengkaji Kebutuhan Pengaturan Artificial Intelligence

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.