“BRIN harus hadir untuk masyarakat Indonesia, baik untuk wilayah maupun untuk mendukung kementerian dan lembaga lainnya. Riset tidak boleh berhenti di laboratorium, tetapi harus berdampak,” ujar Anugerah, seperti dikutip dari Brin.go.id.
Sebagai langkah konkret hilirisasi, BRIN telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Giga Inovasi Nasional terkait pengembangan motor tempel listrik.
Kerja sama ini menjadi salah satu tahapan penting dalam mendorong produk riset BRIN agar dapat dimanfaatkan secara luas, kata Anugerah.
Anugerah juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh mitra yang telah berkontribusi dalam riset, pembiayaan, dan penyelenggaraan kegiatan ini.
Anugerah menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada UNDP dan Pemerintah Jepang atas dukungan pembiayaan, KKP, PT Giga Inovasi Indonesia, IPB University, pemerintah desa Pulau Tunda, dan seluruh mitra eksternal lainnya yang telah berkolaborasi dalam riset dan penyelenggaraan Expo Inovasi Kapal Listrik Ramah Lingkungan ini.




