Kamis, April 30, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Cadangan Pasir Laut Global Menipis, Pengerukan Merusak Ekosistem

redaksi
11 Februari 2024
Kategori : Berita, Konservasi
0
Cadangan Pasir Laut Global Menipis, Pengerukan Merusak Ekosistem

Tangkapan layar Marine Sand Watch menunjukkan dugaan pengerukan di lepas pantai timur Amerika Serikat. GAMBAR: UNEP

“Sampai saat ini, kapal pengerukan beroperasi secara sembunyi-sembunyi,” kata Peduzzi seperti dikutip dari Unep.org. Dengan platform tersebut, “membuat hal-hal yang tidak terlihat menjadi terlihat.”

Platform Marine Sand Watch diluncurkan UNEP pada bulan September 2023, dan telah mengungkap apa yang disebut Peduzzi sebagai tren yang “mengkhawatirkan”.

Di antaranya, selama satu dekade terakhir, sekitar 16 persen pengerukan dilakukan di cagar alam laut yang dirancang untuk melindungi tanaman dan hewan yang rentan.

Pengerukan

Pasir merupakan komoditas kedua yang paling banyak digunakan di dunia setelah air. Pasir laut merupakan bahan pokok dalam konstruksi, namun cadangan dunia semakin berkurang dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

UNEP memperkirakan antara 4 miliar hingga 8 miliar ton pasir laut diekstraksi setiap tahunnya. Jumlah ini setara dengan 1 juta truk penuh dalam sehari.

“Jalan yang kita jalani saat ini tidak berkelanjutan,” kata Peduzzi.

Ekstraksi sumber daya alam meningkat lebih dari tiga kali lipat antara tahun 1970 dan 2019, sebagian besar didorong oleh peningkatan besar-besaran dalam penambangan pasir dan bahan konstruksi lainnya yang dikenal sebagai agregat.

Meningkatnya ekstraksi sumber daya alam memicu perubahan iklim, hilangnya spesies, dan kekurangan air.

Halaman 2 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: Marine Sand WatchMerusak EkosistemPasir LautTambang PasirUNEA-6UNEP
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Memilih Adalah Hak, Cek Terdaftar Sebagai Pemilih dan Lokasi TPS

Next Post

Pengerukan Pasir Menggerus Kawasan Perlindungan Laut

Postingan Terkait

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

30 April 2026
Telah Ditemukan 21 Spesies Baru Kepiting di Hutan Mangrove Timika

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

30 April 2026

Mangrove Biofilter Alami Mengurai Limbah Budidaya Laut

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

Waspada Hujan Ringan dan Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Ekosistem Laut Saling Terhubung

Pengurus AMSI Kepri 2025–2028 Dilantik

Krisis Selat Hormuz, IMO: Kapal dan Pelaut Jadi Alat Tawar-Menawar

Next Post
Pengerukan Pasir Menggerus Kawasan Perlindungan Laut

Pengerukan Pasir Menggerus Kawasan Perlindungan Laut

TERBARU

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

Mangrove Biofilter Alami Mengurai Limbah Budidaya Laut

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

Waspada Hujan Ringan dan Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Ekosistem Laut Saling Terhubung

AmsiNews

REKOMENDASI

Kemenhub Mendorong Masyarakat Beli Tiket Secara Online

Menteri Susi Ajak Masyarakat Tidak Gunakan Plastik Sekali Pakai

Program Studi Sarjana Budidaya Perairan Fakultas Kelautan UNG Akreditasi Unggul

KJRI Cape Town Fasilitasi Repatriasi Pelaut Indonesia

Sidarling, Aplikasi Layanan Bank Sampah dari Denpasar

Tiba di Gorontalo 21 ABK Nazila 05 Korban Kapal Tenggelam di Laut Maluku Menuju Minahasa Utara

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.