Menurut Zulficar, untuk memanfaatkan peluang tersebut secara berkelanjutan, sebagian nelayan kecil dihadapkan pada keterbatasan sarana penangkapan ikan yang dimiliki untuk mengakses serta memanfaatkan sumber daya ikan tersebut.
“Untuk itu, pemerintah hadir memberikan solusi antara lain melalui program bantuan kapal perikanan yang digenjot dalam beberapa tahun terakhir,” ujarnya.
Salah satu pelaksana galangan kapal di Kabupaten Cilacap Jawa Tengah, Ronie Marine, selama tiga hari pada Kamis (15/8) hingga (17/8) dikunjungi 30 perwakilan koperasi nelayan calon penerima bantuan kapal.
Direktorat Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan (KAPI) Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap mengundang perwakilan koperasi nelayan tersebut bersama perwakilan Dinas Perikanan guna melakukan uji coba melaut (sea trial) kapal bantuan yang nantinya akan diserahterimakan.
Direktur KAPI, Goenaryo mengatakan, pengadaan kapal bantuan ini tidak hanya fisik kapalnya saja, namun sudah dilengkapi dengan dokumen kapal. Nelayan juga akan dilatih untuk mendapatkan sertifikat SKK 30/60 Mil, serta keterampilan penanganan hasil tangkapan, sehingga kapal diserahterimakan langsung bisa operasional.
Menurut Goenaryo, upaya membantu calon penerima terus dilakukan termasuk setelah serah terima kapal akan difasilitasi dengan permodalan dan pelatihan pemeliharaan mesin.*





Komentar tentang post