Sabtu, Januari 24, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Cara Cumi-Cumi Mengelabui Musuh

redaksi
2 November 2020
Kategori : Berita, Kajian
0
Cara Cumi-Cumi Mengelabui Musuh

Cumi-cumi. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Cumi-cumi termasuk jenis hewan lunak yang tidak bertulang belakang.

Dalam klasifikasi, cumi-cumi adalah salah satu jenis Filum Molusca, Kelas Cephalopoda.

Daging cumi-cumi menyerupai abalone (Haliotis spp), berupa jaringan otot yang panjang. Tubuh berbentuk seperti kantong atau mantel yang membungkus semua organ dalam, ke pala, jaringan syaraf, mulut dan tentakel.

Chepalopoda berasal dari kata cephal yang berarti kepala dan poda: kaki. Artinya, memiliki kaki (tentakel) di bagian kepala.

Cumi-cumi berenang dengan menggunakan sistem propulasi jet. Sistem ini dengan menyemburkan air lewat organnya yang berupa corong.

Hewan ini menangkap mangsa dengan menggunakan jari-jarinya yang mempunyai mangkuk penghisap.

Salah satu karakteristik cumi-cumi yaitu adanya kantung tinta yang terdapat di atas usus besar dan bermuara di dekat anus.

Cumi-cumi dapat menyemprotkan cairan hitam, seperti tinta untuk mengecoh musuh-musuhnya.

Bila cumi-cumi diserang musuh, kantung tinta akan berkontraksi melalui pipa.

Hal ini menyebabkan pembentukan awan hitam di sekililingnya yang memungkinkan cumi-cumi terhindar dari serangan musuh.

Sumber:

Bambang Sudjoko, Cumi-cumi (Cephalopoda, Moluska) Sebagai Salah Satu Bahan Makanan Dari Laut,
Oseana, Volume XIII, Nomor 3 : 97 – 107, 1988
.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Cumi-cumiMoluska
Bagikan10Tweet6KirimKirim
Previous Post

Januari – Oktober, 2.401 Peristiwa Bencana Alam di Indonesia

Next Post

Awal November Banjir Melanda Pasuruan

Postingan Terkait

Peneliti FMIPA UNG Temukan 4 Tumbuhan Langka Masuk Daftar Merah IUCN di Hungayono TN Bogani Nani Wartabone

Peneliti FMIPA UNG Temukan 4 Tumbuhan Langka Masuk Daftar Merah IUCN di Hungayono TN Bogani Nani Wartabone

24 Januari 2026
International Day of Education, UNEP Perkenalkan 5 Cara Pendidikan Untuk Mendorong Aksi Lingkungan

International Day of Education, UNEP Perkenalkan 5 Cara Pendidikan Untuk Mendorong Aksi Lingkungan

24 Januari 2026

Siklon Tropis Luana Mendarat di Utara Broome Australia Barat

BRIN – OceanX Berhasil Merekam Struktur Komunitas Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara

Eksplorasi Laut BRIN – OceanX di Sulawesi Utara Temukan 14 spesies Megafauna

Badai Tropis Terbentuk di Utara Barat Laut Broome Australia

Dewan Pers dan Komnas HAM Perkuat Perlindungan Jurnalis

Investasi yang Merugikan Alam Meningkat Pesat

Next Post
Awal November Banjir Melanda Pasuruan

Awal November Banjir Melanda Pasuruan

Komentar tentang post

TERBARU

Peneliti FMIPA UNG Temukan 4 Tumbuhan Langka Masuk Daftar Merah IUCN di Hungayono TN Bogani Nani Wartabone

International Day of Education, UNEP Perkenalkan 5 Cara Pendidikan Untuk Mendorong Aksi Lingkungan

Siklon Tropis Luana Mendarat di Utara Broome Australia Barat

BRIN – OceanX Berhasil Merekam Struktur Komunitas Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara

Eksplorasi Laut BRIN – OceanX di Sulawesi Utara Temukan 14 spesies Megafauna

Badai Tropis Terbentuk di Utara Barat Laut Broome Australia

AmsiNews

REKOMENDASI

Kemenko Kemaritiman Segera Meluncurkan Buku Putih Diplomasi Maritim

Topan Yagi Menyebabkan 26 Orang Tewas di Vietnam

Minimnya Riset Sampah Plastik di Laut Indonesia

Asia Tenggara Rumah Bagi Sepertiga Hutan Mangrove

Jepang Catat Suhu Tertinggi Abnormal, Terpanas Sejak 1898

Badai Tropis Nokaen Terbentuk di Laut Filipina

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.