Rafly mengatakan WA blast yang dikirimkan oleh panitia pusat UTBK Unpad telah terbukti berhasil meminimalisir kasus keterlambatan datang ke lokasi ujian.
Kini, WA blast juga mengungkap kasus pencurian identitas yang digunakan untuk mendaftar UTBK.
Menurut Rafly, dari hari pertama hingga hari ini, tersisa 3 sesi lagi, hampir tidak ada yang datang terlambat. Hanya ada satu peserta yang datang di sesi siang padahal seharusnya ujian di sesi pagi, itu pun mengaku telah membaca WA blast dari panitia.




