Kondisi cuaca di Last Know Position tidak mendukung dalam pelaksanaan operasi SAR, khususnya bagi tim penyelam yang bekerja di bawah permukaan air.
“Karena cuaca belum mendukung, operasi SAR khususnya di bawah permukaan, untuk sementara kami hentikan,” kata Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan, dan Kesiapsiagaan Basarnas, Mayjen TNI (Mar) Bambang Suryo Aji.
Tim penyelam gabungan standby dan menunggu di kapal masing-masing sampai cuaca membaik dan memungkinkan untuk melanjutkan operasi SAR lagi.
Operasi Pencarian
Operasi SAR kembali dilanjutkan setelah kondisi cuaca berangsur-angsur membaik. Tim penyelam gabungan berhasil mendapatkan obyek pencarian berupa 2 kantong human body remain , 5 kantong serpihan kecil pesawat dan 2 kantong potongan besar pesawat.
Tambahan temuan obyek pencarian tersebut diserahkan ke Posko Terpadu oleh komandan kapal. Masing-masing kapal KPLP, kapal Bakamla dan KRI Parang kepada SAR Mission Coordinator (SMC) Brigjen TNI (Mar) Rasman MS, Rabu petang.
Kabasarnas Bagus Puruhito memberikan apresiasi kepada seluruh tim SAR gabungan. Meskipun cuaca kurang bagus, namun di lapangan, tetap bekerja dengan penuh semangat.
Hingga Rabu malam, obyek pencarian yang telah diverifikasi tim DVI (Disaster Victim Identification) Polri dan tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) berupa 141 kantong jenazah human body remain, 31 kantong serpihan kecil pesawat, 28 kantong potongan besar dan 1 bagian black box FDR.





Komentar tentang post