SMS blast dari BNPB sejak tanggal 15 Maret 2020 perlu juga didukung oleh peran dari media massa, media elektronik hingga media online menghadirkan pemberitaan dan informasi yang dibutuhkan masyarakat. Pengelola platform media sosial seperti facebook, Instagram, Youtube, Twitter hingga Google dibutuhkan guna mengefektifkan literasi Covid-19.
20 Negara Sudah Menunda Pemilu
Berbagai kegiatan yang bersifat membangun interaksi sosial dibatalkan atau ditunda, termasuk pemilu. Lebih dari 20 negara yang telah memutuskan penundaan pemilu sebagai dampak dari Covid-19 yang meliputi pemilu lokal, pemilu legislatif hingga referendum sebagai berikut:
- Inggris: Pemilihan lokal di Inggris Raya (semula dijadwalkan untuk minggu pertama Mei 2020, pindah ke Mei 2021).
- Austria: Pemilihan kota dan walikota di Vorarlberg, Austria (awalnya dijadwalkan pada 15 Maret 2020).
- Amerika Serikat: Pemilihan primer di Ohio, Georgia, Kentucky dan Louisiana, AS (awalnya dijadwalkan pada 17 Maret 2020), Pemilihan lokal di Carolina Selatan, AS (semua pemilihan yang dijadwalkan untuk bulan Maret dan April 2020 ditunda), Pemilihan umum di Maryland, AS (semula dijadwalkan 28 April 2020).
- Afrika Selatan: Semua kegiatan pemilu dan pendaftaran pemilih di Afrika Selatan (awalnya direncanakan untuk Maret-Mei 2020).
- Perancis: Pemilihan lokal putaran kedua di Prancis (awalnya dijadwalkan pada 22 Maret 2020).
- Peru: Pemilihan lokal di distrik Ayacucho, Peru (awalnya dijadwalkan 29 Maret 2020).
- Argentina: Pemilihan kota di Kota Cordovan di Río Cuarto, Argentina (awalnya dijadwalkan pada 29 Maret 2020).
- Armenia: Referendum tentang perubahan ke pengadilan konstitusi, Armenia (5 April 2020).
- Spanyol: Pemilihan umum regional di Euskadi dan Galicia, Spanyol (awalnya dijadwalkan pada 5 April 2020).
- Iran: Putaran kedua pemilihan parlemen di Iran (awalnya dijadwalkan pada 17 April, pindah ke 11 September 2020).
- Sri Lanka: Pemilihan parlemen di Sri Lanka (awalnya dijadwalkan pada 25 April 2020).
- Brazil: Pemilihan tambahan untuk posisi senator di Mato Grosso Brazil (awalnya dijadwalkan 26 April 2020).
- Chili: Referendum Konstitusi, Chili (semula direncanakan untuk 26 April, pindah 25 Oktober 2020).
- Kolombia: Pemilihan untuk dewan aksi komunitas, Kolombia (awalnya dijadwalkan 29 Maret 2020).
- Serbia: Pemilihan umum di Serbia (awalnya dijadwalkan 26 April 2020).
- Siprus: Pemilihan Presiden di Siprus Utara (awalnya direncanakan untuk 26 April, pindah ke 11 Oktober 2020).
- Swiss: Pemungutan suara federal, Swiss (awalnya dijadwalkan pada 17 Mei 2020) dan beberapa pemilihan lokal (kota) di kanton Fribourg, Neuchâtel, Ticino, Luzern dan Jenewa (awalnya dijadwalkan untuk Maret-Mei 2020)..
- Italia: Referendum di Italia untuk mengurangi jumlah kursi di parlemen (semula dijadwalkan 29 Mei 2020), di samping berbagai pemilihan regional dan lokal.
- Paraguay: Pemilihan primer di Paraguay (semula dijadwalkan untuk 12 Juli, pindah ke 2 Agustus 2020) dan pemilihan Lokal (Kotamadya) di Paraguay (semula dijadwalkan 8 November, pindah ke 29 November 2020).
- Makedonia Utara: Pemilihan parlemen (awalnya dijadwalkan 12 April).
Waktu penundaan beragam, mulai dari sebulan hingga setahun. Penundaan tersebut mencerminkan social distancing sebagai pilihan darurat utama yang mutlak harus ditempuh untuk memutus mata rantai penyebaran Covid19.*
Viryan Azis adalah anggota KPU RI. Tulisan ini merupakan pandangan pribadi penulis, kecuali yang telah menjadi kebijakan resmi KPU RI.





Komentar tentang post