Minggu, Agustus 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Nelayan Anambas Keluhkan Kapal Besar Beroperasi Dekat Pulau

redaksi
20 Juli 2019
Kategori : Berita
0

Jakarta – Nelayan kecil (tradisional) di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau, mengeluhkan maraknya kapal ikan dengan GT (Gros Ton, tonase kotor) besar yang beroperasi di dekat pulau.

Kapal Purse Seine yang modifikasi atau disebut pukat mayang ini telah meresahkan nelayan lokal.

Seperti di Pulau Jemaja, kapal tersebut menangkap ikan dengan jaring besar yang sudah dimodifikasi dan ditarik dengan mesin. Diameter lubang jaring yang dipakai sangat kecil, sehingga benih ikan ikut terperangkap dan akhirnya dapat mengurangi populasi ikan di Laut Anambas.

“Tidak boleh kapal purse seine yang ber-GT besar beroperasi di jalur 1 dan 2. Dorong semua ke jalur 3 (diatas 12 mil), jangan sampai jalurnya diambil oleh orang Vietnam,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, saat berdialog dengan nelayan di Pulau Jemaja (18/7).

Selama tiga hari Menteri Susi melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Anambas, pada 16-18 Juli 2019. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Susi mengunjungi sejumlah pulau dan berdialog dengan nelayan di Pulau Siantan (17/7) dan Pulau Jemaja.

Susi mengingatkan agar para pengusaha dan nelayan dengan kapal di atas 30 GT harus mematuhi ketentuan jalur penangkapan ikan. Kapal-kapal besar seperti purse seine tidak diperbolehkan menangkap ikan dibawah 4 mil dari bibir pantai di pulau terdekat.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Anambaskapal ikanKKP
Bagikan7Tweet2KirimKirim
Previous Post

Anambas, Jadi Pionir Industri Perikanan dan Pariwisata Berkelanjutan

Next Post

Transhipment Dihentikan, Semua Kapal Bongkar Muat di Pelabuhan Perikanan

Postingan Terkait

Dalam Sehari Indonesia Diguncang Gempa Sangat Kuat di Laut dan Darat Berjarak 3.000 km

Dalam Sehari Indonesia Diguncang Gempa Sangat Kuat di Laut dan Darat Berjarak 3.000 km

15 Agustus 2026
Indonesia Rocked by Very Strong Earthquakes at Sea and on Land 3,000 km Apart in a Single Day

Indonesia Rocked by Very Strong Earthquakes at Sea and on Land 3,000 km Apart in a Single Day

15 Agustus 2026

Korban Meninggal Dunia Gempa Dahsyat NTT Bertambah Menjadi 14 Orang, Puluhan Bangunan Rusak

Gempa Bumi M 6,4 Dirasakan 30 Detik di Kabupaten Simalungun dan Kota Medan Sumatra Utara

USGS Mencatat Gempa Sumatra Utara M 6,9 Dekat Pematangsiantar

Gempa Kuat di Darat M 6,4 Mengguncang Simalungun Sumatra Utara

BMKG Kirim Tim Ahli Survei Pemetaan Gempa Bumi M 7,7 di NTT dan Tsunami

Massive M7.7 Earthquake in East Nusa Tenggara Caused by Flores Back-Arc Thrust Activity, Tsunami Waves Reach 10 Coastal Locations

Next Post

Transhipment Dihentikan, Semua Kapal Bongkar Muat di Pelabuhan Perikanan

Komentar tentang post

TERBARU

Dalam Sehari Indonesia Diguncang Gempa Sangat Kuat di Laut dan Darat Berjarak 3.000 km

Indonesia Rocked by Very Strong Earthquakes at Sea and on Land 3,000 km Apart in a Single Day

Korban Meninggal Dunia Gempa Dahsyat NTT Bertambah Menjadi 14 Orang, Puluhan Bangunan Rusak

Gempa Bumi M 6,4 Dirasakan 30 Detik di Kabupaten Simalungun dan Kota Medan Sumatra Utara

USGS Mencatat Gempa Sumatra Utara M 6,9 Dekat Pematangsiantar

Gempa Kuat di Darat M 6,4 Mengguncang Simalungun Sumatra Utara

AmsiNews

REKOMENDASI

Waspadai Peringatan Dini Cuaca yang Berpotensi Bahaya Hidrometeorologi

IOM Memperingatkan Jaringan Perdagangan Manusia Berkembang Pesat Melalui Penipuan Online

Sejumlah Satwa Endemik Maluku Dikembalikan di Habitatnya

Bibit Siklon Tropis 97S Bergerak di Selatan Pulau Sumba, NTT

Hiu Hantu, Minim Data dan Terancam Punah

Implementasi Bagan Pemisah di Selat Sunda dan Lombok

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.