Sejumlah sarana dan prasarana pelabuhan dan kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Laut yang berada di wilayah Provinsi NTT mengalami kerusakan.
Direktur Jenderal Perhubungan Laut R. Agus H Purnomo turut prihatin atas musibah bencana alam yang terjadi di NTT.
“Kami turut prihatin dan berduka cita atas musibah bencana alam yang terjadi di NTT. Semoga korban yang hilang dapat segera ditemukan dan kondisi NTT segera pulih,” kata Dirjen Agus.
Dirjen Agus menyebutkan meskipun terdampak bencana, namun hingga saat ini ada sejumlah pelabuhan yang terpantau dalam kondisi baik-baik saja.
Pelabuhan di wilayah NTT seperti Pelabuhan Maumere dan Lewoleba, Pelabuhan Waingapu serta Pelabuhan Tenau Kupang dalam kondisi relatif baik meski gedung kantornya ada yang mengalami kerusakan. Namun Pelabuhan Baa dan Pelabuhan Biu terdampak bencana.
Adapun kerusakan yang terjadi diantaranya berupa bangunan yang retak dan roboh sebagian. Serta beberapa kerusakan lainnya di sekitar pelabuhan terutama akibat gelombang pasang yang terus menerjang hingga saat ini.
Pelabuhan Biu terkena dampak bencana yang paling parah. Kerusakan semakin melebar akibat gelombang pasang yang terus menerjang selama beberapa hari hingga mengakibatkan jebolnya dermaga.





Komentar tentang post