Rabu, Juni 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Digitalisasi Tol Laut Akan Mencegah Monopoli

redaksi
15 Agustus 2018
Kategori : Berita
0
Transportasi di Kepulauan Sulit dan Mahal

Pelabuhan Tanjung Perak sebagai pelabuhan pangkal/asal dengan rute ke Indonesia Timur. FOTO: DOK. KEMENHUB

Ambon – Digitalisasi tol laut akan diterapkan Kementerian Perhubungan agar barang bisa dilacak keberadaannya. Tujuan digitalisasi ini untuk mencegah praktik monopoli barang yang disinyalir masih terjadi di daerah-daerah yang disinggahi tol laut.

“Untuk tol laut, saya akan melakukan penertiban, salah satu penertiban yakni dilakukan dengan digital,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dalam acara Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Manajemen Komunikasi Pemerintah di Era Digital” di Hotel Santika Ambon, Maluku, Senin (13/8).

Menurut Menteri Budi, barang dari Surabaya ketika sampai ke tujuan harus tercatat. Barangnya nanti sampai ke mana dan siapa akan bisa dilihat. “Kalau barang itu dikelola oleh orang yang sama, berarti ada suatu monopoli, yang membuat harga-harga itu tidak turun,” kata Menhub.

Transportasi laut yang terangkai dengan baik akan menciptakan konektivitas antar wilayah. Hal ini berperan dalam kelancaran, pemerataan dan efisiensi distribusi logistik yang pada gilirannya menciptakan keseragaman harga barang di setiap jengkal tanah Republik Indonesia yang merupakan hak setiap warga Indonesia.

Karena itu, pemerintah membangun berbagai pelabuhan, kapal dan memberikan subsidi angkutan laut khususnya untuk angkutan barang yang menjadi skema Tol Laut. Program Tol Laut mampu menurunkan harga yang merupakan salah satu bukti nyata bahwa transpotasi laut merupakan wahana untuk menghilangkan kesenjangan ekonomi dalam upaya mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.

Namun, Kementerian tidak lantas berhenti dengan pencapaian tersebut.  Kemenhub terus melakukan upaya optimalisasi program Tol Laut dalam aspek jaringan dan konektivitas trayek, aspek Sarana, aspek prasarana dan infrastruktur serta aspek pengendalian. Maka tol laut akan lebih berhasil apabila diterapkan dalam format digital.

“Tol laut itu akan berhasil apabila kita menggunakan teknik digital,” kata Menhub.

Menhub mengatakan digital adalah satu keniscayaan dan kita mampu atau tidak mampu harus berhadapan dengan teknologi digital dalam setiap langkah kehidupan. Di sisi lain, sebagai pemerintah yang mendapat amanah dari rakyat untuk melakukan pembangunan bagi kesejahteraan masyarakat, maka harus mampu memberikan informasi yang seluas-luasnya dan sebenar-benarnya kepada masyarakat apa yang telah, sedang dan terus dilakukan.

Menurut Budi, di era digital, dengan karakteristik masyarakat yang dipengaruhi penggunaan internet, informasi yang positif hanya dalam 1 detik bisa terhapus dengan berita jelek bahkan tertutupi dengan berita yang tidak benar alias hoax.

“Dalam era digital kita dituntut untuk tanggap dan cerdas agar berita yang baik harus dapat disampaikan dengan cepat,” katanya. Karena di Era Digital dimana setiap individu mampu menjadi pengendali media sosial menjadikan setiap orang mampu menjadi sumber informasi. Oleh karena itu setiap aparatur pemerintah, saya, anda kita semua adalah media komunikasi.

Budi mengatakan Kemenhub akan memaksimalkan muatan balik tol laut dari Maluku. Karena menurutnya saat ini muatan balik kira-kira 30 persen. Ditargetkan muatan balik dari maluku bisa terisi 50-60 persen.

“Kita akan maksimalkan angkutan balik dari Maluku ke Jakarta. Kita sasar untuk muatan balik itu melalui komoditas di sini seperti kopra dan ikan. Disamping itu juga memberikan kesempatan kerja yang banyak bagi masyarakat,” katanya.

Acara Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Manajemen Komunikasi Pemerintah di Era Digital diselenggarakan oleh Sekretariat Kabinet. Turut hadir menjadi pembicara selain Menhub adalah Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. Acara ini dimoderatori oleh Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi.

Sumber: dephub.go.id

Bagikan13Tweet8KirimKirim
Previous Post

Masyarakat Selayar dan Bira Dapat Pelatihan Keselamatan Pelayaran

Next Post

Kayangel, Pulau dengan Pesona Laut Warna-Warni

Postingan Terkait

2.994 Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, Korban Tewas 45 Orang

Hampir 74 Ribu Unit Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, 68 Orang Tewas

17 Juni 2026
Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

17 Juni 2026

Sistem Peringatan Dini Banjir Hingga Smart Environment for Healthy Skin Karya Inovatif Mahasiswa Teknik Elektro UNG

Bambu Solusi untuk Deforestasi, Telah Diperkenalkan untuk Kurikulum Sekolah

Laut yang Hangat Memicu El Niño

Peristiwa El Niño dan Dampaknya Bervariasi

Australia Bersiap Menghadapi El Niño

Indikator ENSO Cenderung Fase Hangat

Next Post
Kayangel, Pulau dengan Pesona Laut Warna-Warni

Kayangel, Pulau dengan Pesona Laut Warna-Warni

Komentar tentang post

TERBARU

Hampir 74 Ribu Unit Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, 68 Orang Tewas

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

Sistem Peringatan Dini Banjir Hingga Smart Environment for Healthy Skin Karya Inovatif Mahasiswa Teknik Elektro UNG

Bambu Solusi untuk Deforestasi, Telah Diperkenalkan untuk Kurikulum Sekolah

Laut yang Hangat Memicu El Niño

Peristiwa El Niño dan Dampaknya Bervariasi

AmsiNews

REKOMENDASI

KKP Tangkap 2 Kapal Ikan dan 9 Rumpon Filipina di Laut Sulawesi

Ikan Lajang di Kota Gorontalo Rp 15 Ribu Per Kg

AMSI, AJI, LBH Pers, dan HukumOnline Bersinergi Tingkatkan Literasi Hukum Media di Era AI

Bluefin Tuna Laku Rp 44 Miliar

Sistem Peringatan Dini Dapat Menyelamatkan Jiwa

Pelaku Bom Ikan yang Ditangkap di Teluk Tomini Masih Anak-anak

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.