Darilaut – Optimalisasi potensi lokal untuk mengantisipasi pandemik virus corona penyebab penyakit ovid-19 yang berkepanjangan menjadi perhatian besar yang harus terus dibangun.
Mengembalikan budaya dan kearifan lokal di bidang pertanian dan peternakan berbasis komunitas masyarakat sangat penting untuk program berkelanjutan.
Karena itu, Dompet Dhuafa sebagai Lembaga pemberdaya melihat ini sebagai hal utama yang harus menjadi fokus pengembangannya.
Dalam rangka mengembangkan sumber daya pangan untuk kebutuhan pokok masyarakat, maka perlu dijalin kolaborasi besar yang berdaya saing kuat, agar tercipta peluang-peluang kemakmuran bagi mereka.
Menurut Direktur Social Enterprise Dompet Dhuafa, Guntur Subagja, Dompet Dhuafa sebagai lembaga pemberdaya berbasis pengelolaan dana ziswaf sangat mendukung pengembangan potensi masyarakat pesantren di pedesaan. Kita perlu mendukung dan mendorong terciptanya usaha-usaha yang mengarah pada pengembangan potensi ekonomi masyarakat.
Sektor riil pertanian sebagai usaha dasar masyarakat Indonesia dan menjadi kebutuhan pokok sehari-hari harus terus dibudidayakan.
“Kondisi Pemberlakuan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat kita aktif di dunia digital, ini menjadi peluang berbagi ilmu dalam keseharian kita yang juga dapat menciptakan captive market bagi hasil produksi masyarakat,” kata Guntur, Minggu (17/5)





Komentar tentang post