Jumat, November 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Dugong yang Ditemukan di Pulau Cempedak, Kabupaten Ketapang, Dilepas Kembali ke Laut

redaksi
3 Juni 2020
Kategori : Berita, Biota Eksotis, Konservasi
0
Dugong yang Ditemukan di Pulau Cempedak, Kabupaten Ketapang, Dilepas Kembali ke Laut

Seekor mamalia laut, Dugong (Dugong dugon) ditemukan dalam kondisi hidup di Pulau Cempedak, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat, Sabtu (23/5). Dugong ini kemudian dilepas kembali ke alam liar. FOTO: KSDAE/LHK

Didampingi dokter hewan, pada 25 Mei 2020, tim bergerak menuju lokasi. Waktu yang ditempuh ke lokasi sekitar 4 jam perjalanan darat dari Ketapang.

Tiba di lokasi, pengecekan kondisi fisik satwa ini langsung dilakukan oleh dokter hewan. Meski terdapat sedikit luka dan goresan akibat terjerat pukat, kondisi dugong yang masih berada dalam karamba dinyatakan sehat oleh dokter hewan.

Dugong ini berjenis kelamin betina, diperkirakan berumur 2 tahun. Memiliki panjang 146 cm dengan berat 50 kg dan ukuran keliling badan 100 cm.

Penanganan Dugong (Dugong dugon) yang ditemukan dalam kondisi hidup di Pulau Cempedak, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat, untuk dilepas kembali ke alam liar, Senin (25/5). FOTO: KSDAE/LHK

Berdasarkan hasil pengecekan kondisi kesehatan satwa, tim akhirnya merekomendasikan untuk segera melepasliarkan dugong ke lokasi satwa tersebut ditemukan.

Tim akhirnya membawa Dugong tersebut sejauh 3,7 km dari Pulau Cempedak. Kemudian melepas kembali ke alam liar.

Keberadaan Dugong dalam Daftar Merah IUCN (International Union for Conservation of Nature) masuk kategori Critically Endangered (CR) atau Kritis.*

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: BKSDADugongKalimantan BaratMamalia laut
Bagikan10Tweet6KirimKirim
Previous Post

Penyu Raksasa Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Negeri Asilulu, Maluku

Next Post

Berbagai Kejadian Dugong yang ditemukan di Ketapang

Postingan Terkait

KLHK dan IPB University Ujicoba Alat Pengukur Tinggi Gelombang

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

5 November 2026
Peringatan Hari Konservasi di Bontang Mangrove Park

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

5 November 2026

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

Dosen UNG Perkuat Kapasitas Teknologi Marikultur di Cina

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

Next Post
Dugong yang Ditemukan di Pulau Cempedak, Kabupaten Ketapang, Dilepas Kembali ke Laut

Berbagai Kejadian Dugong yang ditemukan di Ketapang

Komentar tentang post

TERBARU

Mengapa Anak Muda Selalu Kalah dalam Politik Gorontalo?

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

AmsiNews

REKOMENDASI

Pj. Gubernur Gorontalo Berbelasungkawa Jatuhnya Pesawat di Bandara Panua Pohuwato

Ancaman Plastik Bagi Ekosistem

73 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa di Sulawesi Barat

Rektor UNG: Perkuat Komitmen Membangun Pendidikan yang Berpihak pada Masa Depan

Ternyata Bulan Pernah Menghilang di Langit Malam Tanpa Jejak

Ini Prediksi BMKG untuk Puncak Musim Kemarau 2025

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.