Jumat, Mei 1, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Dugong yang Ditemukan di Pulau Cempedak, Kabupaten Ketapang, Dilepas Kembali ke Laut

redaksi
3 Juni 2020
Kategori : Berita, Biota Eksotis, Konservasi
0
Dugong yang Ditemukan di Pulau Cempedak, Kabupaten Ketapang, Dilepas Kembali ke Laut

Seekor mamalia laut, Dugong (Dugong dugon) ditemukan dalam kondisi hidup di Pulau Cempedak, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat, Sabtu (23/5). Dugong ini kemudian dilepas kembali ke alam liar. FOTO: KSDAE/LHK

Didampingi dokter hewan, pada 25 Mei 2020, tim bergerak menuju lokasi. Waktu yang ditempuh ke lokasi sekitar 4 jam perjalanan darat dari Ketapang.

Tiba di lokasi, pengecekan kondisi fisik satwa ini langsung dilakukan oleh dokter hewan. Meski terdapat sedikit luka dan goresan akibat terjerat pukat, kondisi dugong yang masih berada dalam karamba dinyatakan sehat oleh dokter hewan.

Dugong ini berjenis kelamin betina, diperkirakan berumur 2 tahun. Memiliki panjang 146 cm dengan berat 50 kg dan ukuran keliling badan 100 cm.

Penanganan Dugong (Dugong dugon) yang ditemukan dalam kondisi hidup di Pulau Cempedak, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat, untuk dilepas kembali ke alam liar, Senin (25/5). FOTO: KSDAE/LHK

Berdasarkan hasil pengecekan kondisi kesehatan satwa, tim akhirnya merekomendasikan untuk segera melepasliarkan dugong ke lokasi satwa tersebut ditemukan.

Tim akhirnya membawa Dugong tersebut sejauh 3,7 km dari Pulau Cempedak. Kemudian melepas kembali ke alam liar.

Keberadaan Dugong dalam Daftar Merah IUCN (International Union for Conservation of Nature) masuk kategori Critically Endangered (CR) atau Kritis.*

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: BKSDADugongKalimantan BaratMamalia laut
Bagikan9Tweet5KirimKirim
Previous Post

Penyu Raksasa Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Negeri Asilulu, Maluku

Next Post

Berbagai Kejadian Dugong yang ditemukan di Ketapang

Postingan Terkait

Krisis Selat Hormuz, PBB: Pembersihan Ranjau Darat Saja Sulit Apalagi di Laut

Krisis Selat Hormuz Mendorong Dunia Menuju Resesi

1 Mei 2026
Ahli Desain Komunikasi Visual UNG: Banyak yang Meremehkan Pelanggaran Hak Cipta Visual dan Konten Jurnalistik

Ahli Desain Komunikasi Visual UNG: Banyak yang Meremehkan Pelanggaran Hak Cipta Visual dan Konten Jurnalistik

1 Mei 2026

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

Mangrove Biofilter Alami Mengurai Limbah Budidaya Laut

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

Waspada Hujan Ringan dan Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Ekosistem Laut Saling Terhubung

Next Post
Dugong yang Ditemukan di Pulau Cempedak, Kabupaten Ketapang, Dilepas Kembali ke Laut

Berbagai Kejadian Dugong yang ditemukan di Ketapang

Komentar tentang post

TERBARU

Krisis Selat Hormuz Mendorong Dunia Menuju Resesi

Ahli Desain Komunikasi Visual UNG: Banyak yang Meremehkan Pelanggaran Hak Cipta Visual dan Konten Jurnalistik

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

Mangrove Biofilter Alami Mengurai Limbah Budidaya Laut

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

AmsiNews

REKOMENDASI

Siklon Tropis Hayley Mendekati Pendaratan di Pesisir Kimberley

Perlakuan Bagi Kapal Pencemar

Terkait La Nina dan MJO, Waspada Potensi Hujan Lebat di Wilayah Indonesia

Pajak Perikanan Tangkap Naik

Gempa Laut Maluku M7,6: Tsunami Terdeteksi, Sejumlah Wilayah Siaga dan Waspada

Banjir Rob Melanda Kabupaten Sinjai

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.