Minggu, September 27, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Berbagai Kejadian Dugong yang ditemukan di Ketapang

redaksi
3 Juni 2020
Kategori : Berita, Biota Eksotis, Konservasi
0
Dugong yang Ditemukan di Pulau Cempedak, Kabupaten Ketapang, Dilepas Kembali ke Laut

Penanganan Dugong (Dugong dugon) yang ditemukan dalam kondisi hidup di Pulau Cempedak, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat, untuk dilepas kembali ke alam liar, Senin (25/5). FOTO: KSDAE/LHK

Darilaut – Dalam 3 tahun terakhir terdapat beberapa kali kejadian dugong yang ditemukan di perairan Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar).

Seperti kejadian belum lama ini, di akhir Mei, seekor dugong ditemukan nelayan Pulau Cempedak, yang kemudian dilepas kembali ke habitatnya.

Berdasarkan laporan Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Kalbar yang dilansir Ksdae.menlhk.go.id, pelepasan dugong di Cempedak jarang terjadi.

BKSDA Kalbar mencatat, di akhir tahun 2017 pernah dilaporkan keberadaan Dugong dalam kondisi mati di wilayah selatan Ketapang oleh nelayan sekitar Kendawangan.

Selang dua tahun, pada 2019 tercatat 6 kasus Dugong yang mati akibat terjaring pukat oleh nelayan.

Sementara di tahun 2020, Januari hingga Mei, tercatat 4 kali Dugong yang terjerat pukat. Dua dari empat ekor yang terjerat berhasil diselamatkan.

Di Pulau Cempedak dan sekitarnya terdapat padang lamun (seagrass). Kawasan padang lamun yang tumbuh di perairan yang dangkal ini sebagai habitat dugong.

Mamalia lalut ini, mencari makan, mengasuh anak dan berbagai aktivitas lainnya di padang lamun.

Data di BKSDA Kalbar terdapat 6 jenis lamun di kawasan tersebut. Tiga di antara jenis lamun tersebut merupakan pakan utama Dugong.

Dugong atau biasa disebut duyung ditemukan dalam kondisi hidup di Pulau Cempedak, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kalbar. Petugas dari berbagai instansi terkait, kemudian melepas kembali dugong tersebut ke laut, Senin (25/5).

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: DugongKalimantan BaratLamunMamalia laut
Bagikan14Tweet4KirimKirim
Previous Post

Dugong yang Ditemukan di Pulau Cempedak, Kabupaten Ketapang, Dilepas Kembali ke Laut

Next Post

Di Gorontalo, Perempuan Lebih Banyak Terinfeksi Virus Corona

Postingan Terkait

Prospek Ikan Hias Air Tawar

Ada 1.300 Spesies Ikan Air Tawar di Indonesia

27 September 2026
hiu paus

Alat Deteksi Kualitas Air Ditempatkan di Zona Interaksi Hiu Paus di Perairan Botubarani

27 September 2026

Akademisi UNG Bahas Pendidikan Sarjana Terapan Rumpun Teknik Elektro

Ilmu Kelautan Untuk Pembangunan Berkelanjutan

Tsunami Ready: Laut Bukan Untuk Ditakuti, Melainkan Dihormati

Topan Surigae Bergerak Lambat di Selatan Pulau Okinawa

Typhoon Surigae Moving Slowly South of Okinawa Island

Topan Surigae Mengancam Kepulauan Ryukyu di Selatan Jepang

Next Post
Pengadaan Obat Covid-19, Indonesia Kerjasama dengan Jepang dan India

Di Gorontalo, Perempuan Lebih Banyak Terinfeksi Virus Corona

Komentar tentang post

TERBARU

Ada 1.300 Spesies Ikan Air Tawar di Indonesia

Alat Deteksi Kualitas Air Ditempatkan di Zona Interaksi Hiu Paus di Perairan Botubarani

Akademisi UNG Bahas Pendidikan Sarjana Terapan Rumpun Teknik Elektro

Ilmu Kelautan Untuk Pembangunan Berkelanjutan

Tsunami Ready: Laut Bukan Untuk Ditakuti, Melainkan Dihormati

Topan Surigae Bergerak Lambat di Selatan Pulau Okinawa

AmsiNews

REKOMENDASI

COP28 Diakhiri Dengan Seruan ‘Beralih’ Dari Bahan Bakar Fosil

Calon Penerima Kapal Bantuan KKP Lakukan Ujicoba

UNG Rintis Program Kuliah 5 Tahun Dapat Gelar Sarjana dan Magister Sekaligus

Angin Kencang Landa Pakpak Bharat dan Kota Medan

Curah Hujan Awal Tahun 2026 Dipengaruhi La Nina,  Bertahap Menuju Kondisi Netral ENSO

Triwulan Kedua 2021, Pertumbuhan Sektor Perikanan 9,69 Persen

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.