Rabu, Maret 11, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Dunia Menyadari Kehidupan Sangat Bergantung dengan Alam

redaksi
9 Juni 2020
Kategori : Berita
0
Perubahan Iklim Berdampak pada Naiknya Muka Air Laut, Banjir dan Konflik Air

Ilustrasi air. FOTO: DARILAUT.ID

Wiratno menegaskan kembali pernyataan Menteri LHK pada diskusi panel SOFO 2020 “Indonesia telah melakukan serangkaian tindakan korektif dalam mendukung penurunan laju deforestasi global melalui pengelolaan karhutla dengan perbaikan peringatan dini, antisipasi dan mitigasi. Tindakan korektif lain meliputi penanganan perhutanan sosial, pengelolaan keanekaragaman hayati di luar kawasan konservasi, pengelolaan hutan berkelanjutan, rehabilitasi hutan dan lahan, penegakan hukum, serta pengelolaan gambut melalui moratorium izin baru, pemanfaatan secara tepat dan pengaturan muka air tanah dengan teknologi hidrologi”.

Didukung oleh pernyataan Sekretaris Eksekutif Convention on Biological Diversity (CBD) bahwa tekanan yang berlebihan kepada alam telah meningkatkan resiko penularan penyakit dari satwa liar kepada ternak maupun dari hewan kepada manusia.

Direktur Jenderal Organisasi Dunia untuk Kesehatan Hewan (World Organization for Animal Health atau Office International des Epizooties/OIE) mengatakan, memfokuskan hubungan antara manusia, hewan dan lingkungan sangatlah penting dalam pengendalian kesehatan satwa dan manusia serta lingkungan.

ebinar ini menekankan bahwa pentingnya penguatan kerjasama dan kolaborasi dengan pendekatan One Health yang menjembatani kesehatan manusia, satwa, tumbuhan dan ekosistem.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: FAOkeanekaragaman hayatiKLHK
Bagikan12Tweet7KirimKirim
Previous Post

DFW Indonesia Meminta Ada Tindakan Tegas Kasus 2 ABK di Kapal China

Next Post

Candidaspongia Sebagai Obat untuk Anti Kanker

Postingan Terkait

Saling Serang AS-Isarel vs Iran, PBB: Warga dan Infrastruktur Sipil Harus Dilindungi

Saling Serang AS-Isarel vs Iran, PBB: Warga dan Infrastruktur Sipil Harus Dilindungi

11 Maret 2026
Krisis Selat Hormuz

Krisis Selat Hormuz

10 Maret 2026

Kisah Syekh Yusuf Dari Sulawesi Selatan Hingga Afrika Selatan, Melalui Ajaran Sufistik Melawan Kolonial dan Menyebarkan Islam

Bibit Siklon Tropis 95W Berkembang Menjadi Depresi Tropis di Laut Filipina

Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Diguyur Hujan

Penyumbang Inflasi Provinsi Gorontalo Februari 2026 Tarif Listrik, Emas dan Ikan

Inflasi Provinsi Gorontalo Bulan Februari 5,30 Persen, Lebih Tinggi Secara Nasional 4,76 Persen

Potensi Hujan Hari Ini Hingga 16 Maret di Indonesia

Next Post
Candidaspongia Sebagai Obat untuk Anti Kanker

Candidaspongia Sebagai Obat untuk Anti Kanker

Komentar tentang post

TERBARU

Fakultas Kedokteran UNG Raih Penghargaan Institusi Terfavorit

Saling Serang AS-Isarel vs Iran, PBB: Warga dan Infrastruktur Sipil Harus Dilindungi

Program Studi Pendidikan Matematika UNG Raih Akreditasi Unggul

Krisis Selat Hormuz

Kisah Syekh Yusuf Dari Sulawesi Selatan Hingga Afrika Selatan, Melalui Ajaran Sufistik Melawan Kolonial dan Menyebarkan Islam

Bibit Siklon Tropis 95W Berkembang Menjadi Depresi Tropis di Laut Filipina

AmsiNews

REKOMENDASI

Hilal 1 Syawal 1445 H Diprediksi Penuhi Kriteria MABIMS

Bibit Siklon Tropis 91S Mendekati Kepulauan Cocos

Program Tol Laut Dibutuhkan di Wilayah Terpencil dan Terluar

Repatriasi 225 ABK Indonesia di Kapal Pesiar MSC Magnifica

Ini 17 Unsur Logam Tanah Jarang

Ratusan Kura-Kura Endemik di Payakumbuh Akan Dikembalikan ke Habitat Asal di Papua

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.