Kamis, Juli 2, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ekosistem Terumbu Karang Mengalami Tekanan Berat, Tutupan Turun 50%

redaksi
31 Maret 2026
Kategori : Berita
0
Kawasan Konservasi Laut

Ekosistem terumbu karang. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Ekosistem terumbu karang dunia mengalami tekanan berat sejak pertengahan abad ke-20. Hal ini akibat interaksi kompleks antara perubahan iklim dan aktivitas manusia.

Tutupan karang hidup secara global dilaporkan telah menurun hingga sekitar 50 persen, menurut Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Ekologi (PRE) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Taslim Arifin.

“Degradasi ini tidak hanya dipicu oleh satu faktor, tetapi merupakan akumulasi dari tekanan antropogenik, variabilitas iklim global, serta perubahan kondisi oseanografi,” kata Taslim saat menyampaikan orasi ilmiah pada acara Pengukuhan Profesor Riset BRIN, di Jakarta, Selasa (31/3).

Dalam risetnya, ditemukan bahwa penurunan kesehatan terumbu karang berkorelasi erat dengan meningkatnya suhu perairan, sedimentasi, serta konsentrasi nutrien seperti nitrat dan fosfat.

Faktor-faktor tersebut umumnya berkaitan dengan aktivitas manusia di wilayah pesisir, termasuk urbanisasi dan praktik pemanfaatan sumber daya yang tidak berkelanjutan.

Selain itu, fenomena iklim global seperti El Niño Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole (IOD) turut memperparah tekanan terhadap ekosistem karang melalui peningkatan frekuensi kejadian ekstrem.

Untuk itu, Taslim menekankan pentingnya pendekatan ilmiah terpadu dalam menjaga keberlanjutan terumbu karang melalui pengembangan Indeks Daya Dukung Ekologi (IDDE).

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BRINTaslim ArifinTerumbu KarangTutupan Karang Hidup
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Limbah Makanan Meningkat, Ratusan Juta Orang Menghadapi Kelaparan

Next Post

Tiba di Gorontalo 21 ABK Nazila 05 Korban Kapal Tenggelam di Laut Maluku Menuju Minahasa Utara

Postingan Terkait

Gempa Dahsyat di Filipina Selatan Menewaskan 15 Orang

Korban Tewas Gempa Sarangani 88 Orang, Rumah Rusak 113.279 Unit

2 Juli 2026
Badai Tropis Bavi Diperkirakan Akan Menjadi Topan Super di Kepulauan Mariana Utara

Badai Tropis Bavi Diperkirakan Akan Menjadi Topan Super di Kepulauan Mariana Utara

2 Juli 2026

Siklon Tropis Mengarah ke Pulau Hainan Cina dan Teluk Tonkin

Mengenal Potensi Wisata Bawah Laut Botubolu’o di Kabupaten Gorontalo

Program Agribisnis Perikanan UNG Perkuat Transformasi Akademik

Iklim Musiman Global Juli-Agustus-September 2026: Perkembangan Cepat El Niño Kuat

Prakiraan Curah Hujan Global Juli-Agustus-September 2026

Ocean Calculator, Cara Mengukur Nilai Ekonomi Ekosistem Laut Secara Cepat Berbasis Data Ilmiah

Next Post
Tiba di Gorontalo 21 ABK Nazila 05 Korban Kapal Tenggelam di Laut Maluku Menuju Minahasa Utara

Tiba di Gorontalo 21 ABK Nazila 05 Korban Kapal Tenggelam di Laut Maluku Menuju Minahasa Utara

TERBARU

Korban Tewas Gempa Sarangani 88 Orang, Rumah Rusak 113.279 Unit

Badai Tropis Bavi Diperkirakan Akan Menjadi Topan Super di Kepulauan Mariana Utara

Siklon Tropis Mengarah ke Pulau Hainan Cina dan Teluk Tonkin

Mengenal Potensi Wisata Bawah Laut Botubolu’o di Kabupaten Gorontalo

Program Agribisnis Perikanan UNG Perkuat Transformasi Akademik

Iklim Musiman Global Juli-Agustus-September 2026: Perkembangan Cepat El Niño Kuat

AmsiNews

REKOMENDASI

Banyak Masalah Air Sungai di Indonesia

20 Orang Tewas Karena Longsor dan Banjir di Sumatra Utara

Malam ini, Silaturahmi Pencinta Laut di KKP

Hilal Syawal Terlihat dari Lembang, Jawa Barat

40 Orang Korban Meninggal Dunia Longsor Sumedang Ditemukan Tim SAR

Ganggu Alur Pelayaran, Pushidrosal Temukan Bangkai Kapal Ditumbuhi Terumbu Karang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.