Perkembangan teknologi dengan hadirnya kecerdasan buatan akan menjadi permasalahan jika guru menyikapinya dengan sistem lama, sehingga penilaian serta asesment juga harus diperbaharui mengikuti perkembangan zaman.
“Guru tidak mungkin menyalahkan penggunaan teknologi oleh anak didik sebagai alat bantu pendidikan, namun jika dilepas begitu saja tanpa pendampingan maka menjadi masalah,” kata Eduart.
Wakil Rektor Bidang Akademik UNG Dr. Harto Malik, mengatakan kuliah umum Ketua Umum PB PGRI sangat menarik, walaupun saat ini sudah banyak dibicarakan dan didiskusikan bersama. Banyak pengetahuan baru yang bisa diperoleh sebagai bekal dalam menghadapi era disrupsi ini.
Harto berharap materi yang disampaikan dapat membekali, serta menambah wawasan mahasiswa, untuk bisa mempersiapkan diri sebagai calon lulusan UNG untuk menjadi guru yang siap menghadapi revolusi industri 4.0.
Sebagai perguruan tinggi penghasil tenaga pendidik, menurut Harto, penguatan semacam ini penting untuk membekali mahasiswa dalam upaya merespon perubahan khususnya menghadapi era disrupsi dalam bidang pendidikan.





Komentar tentang post