Rabu, Juli 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Evolusi Kapal Layar Padewakang

redaksi
30 Januari 2020
Kategori : Berita, Eksplorasi, Kajian
0
Evolusi Kapal Layar Padewakang

Evolusi perahu di Sulawesi Selatan. Sumber: Aziz Salam dan Osozawa Katsuya (2008)

PERAHU layar Bugis-Makassar mengalami perkembangan sejak abad ke 16. Transformasi perahu layar ini dimulai dari pangajava atau paqtaripang.

Perahu dengan tipe satu layar ini digunakan sesuai komoditas yang diburu di laut. Selanjutnya, evolusi perahu layar pangajava/paqtaripang berkembang menjadi padewakang (paqdewakang).

Menurut ahli perkapalan Dr Aziz Salam, M.Agr, paqdewakang yang digunakan nelayan Bugis-Makassar hingga ke Australia untuk berburu teripang dan komoditas laut lainnya.

Saat ini, kapal layar tradisional padewakang “Nur Al Marege” mengukir kembali jejak pelaut Bugis-Makassar di Australia. Kapal layar ini telah tiba di Darwin, Australia, Selasa (28/1). Kapal padewakang berangkat dari Makassar 8 Desember 2019.

Menurut Aziz, paqdewakang adalah perahu layar asli Indonesia dari Bugis-Makassar.

Aziz mendalami transformasi perahu dan kapal di Sulawesi Selatan ketika masih kuliah S1 di Fakultas Teknik, Jurusan Perkapalan, Universitas Hasanuddin. Penelitian ini dilanjutkan kembali melalui pendidikan S2 dan S3 di Universitas Ehime, Jepang.

Pada 1900, paqdewakang dengan dua layar mengalami perubahan menjadi palari. Perahu palari memiliki tujuh layar.

Perkembangan kapal dagang di Sulawesi Selatan mengalami evolusi tahap demi tahap. Palari memiliki layar yang sama dengan pinisi, tetapi body berbeda.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: AustraliaDr Aziz SalamEkspedisikapal layarMakassarPadewakangPaqdewakangUniversitas Negeri Gorontalo
Bagikan29Tweet15KirimKirim
Previous Post

Ekspedisi Kapal Padewakang ke Australia Momen Perkuat Potensi Maritim

Next Post

Pemerintah Jangan Abaikan HAM Perikanan

Postingan Terkait

Industri Media Mengalami Fenomena “Double Subsidy” dan Penurunan Kunjungan

AMSI Dukung Revisi UU Hak Cipta untuk Perbaiki Relasi Tidak Adil antara Platform AI dan Penerbit Berita

22 Juli 2026
Transplantasi karang

Perubahan Iklim Tantangan Terbesar Restorasi Terumbu Karang

22 Juli 2026

Bibit 92W di Laut Filipina Berpeluang Medium Menjadi Siklon Tropis

Kemampuan Mengenali dan Mengelola Stres Penting Bagi Tenaga Kependidikan UNG

Lebih Dari 140 Migran Tewas dan Hilang di lepas pantai Mauritania

Industri Media Mengalami Fenomena “Double Subsidy” dan Penurunan Kunjungan

Bibit Siklon Tropis 92W Terletak di Laut Filipina

Juli 2026 Tercatat 8 Prodi UNG Raih Akreditasi Unggul

Next Post
Pemerintah Diminta Atasi Diskriminasi yang Dialami Awak Kapal Perikanan

Pemerintah Jangan Abaikan HAM Perikanan

Komentar tentang post

TERBARU

AMSI Dukung Revisi UU Hak Cipta untuk Perbaiki Relasi Tidak Adil antara Platform AI dan Penerbit Berita

Perubahan Iklim Tantangan Terbesar Restorasi Terumbu Karang

Bibit 92W di Laut Filipina Berpeluang Medium Menjadi Siklon Tropis

Kemampuan Mengenali dan Mengelola Stres Penting Bagi Tenaga Kependidikan UNG

Lebih Dari 140 Migran Tewas dan Hilang di lepas pantai Mauritania

Industri Media Mengalami Fenomena “Double Subsidy” dan Penurunan Kunjungan

AmsiNews

REKOMENDASI

ABK Indonesia Hilang di Samudra Atlantik

Aktivitas Anak Krakatau Menurun, Status Masih Siaga

COP30, WMO Berkomitmen Menyediakan Ilmu Pengetahuan Menghadapi Perubahan Iklim

Ikan Capungan Banggai, Spesies Endemik di Perairan Sulawesi Tengah

22 Negara Ikut Sekolah Musim Panas Kelautan UGM

Dugong Tanpa Kepala Ditemukan Terdampar di Tanjungpinang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.