Depertemen Ilmu dan Teknologi – Administrasi Layanan Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina (DOST- PAGASA) pada Selasa (12/4) pukul 23.00 menginformasikan Area Tekanan Rendah (LPA) (Agaton) berada di perairan pesisir Guiuan, Samar Timur.
Gangguan cuaca diperkirakan masih akan terjadi secara umum di arah timur di atas Laut Filipina karena asimilasi dalam sirkulasi Topan Malakas (Basyang).
“Bahaya yang mempengaruhi wilayah daratan dalam 24 jam ke depan, LPA akan membawa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada waktu tertentu di Visayas Timur, Sorsogon, dan Masbate,” tulis PAGASA.
Hujan ringan hingga sedang, terkadang hujan lebat di Mimaropa, Kepulauan Dinagat, Zamboanga del Norte, Quezon, wilayah Bicol lainnya, dan wilayah Visayas.
Dalam kondisi ini, menurut PAGASA, banjir yang tersebar dan tanah longsor yang disebabkan oleh hujan sangat mungkin terjadi. Terutama di daerah yang sangat rentan terhadap bahaya ini seperti yang diidentifikasi dalam peta bahaya dan di daerah dengan curah hujan yang signifikan.
Bahaya yang mempengaruhi perairan pesisir dalam 24 jam ke depan, gelombang laut 2,8 – 3,7 m akan melanda pesisir utara dan timur Luzon serta pesisir timur Visayas dan Mindanao.
Mengutip Accuweather.com, Selasa (12/4), Topan Malakas, badai bernama pertama dari musim topan Pasifik Barat 2022, terus bergolak ke barat laut Guam. Malakas diperkirakan akan tetap berada di atas perairan terbuka dan diperkirakan akan ke selatan Jepang.





Komentar tentang post