Selasa, April 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Gelombang Panas Perburuk Populasi Penyu Jantan

redaksi
13 Agustus 2022
Kategori : Berita
0
Balai Konservasi Melepas 1000 ekor Tukik Penyu Hijau

Ilustrasi tukik penyu hijau. FOTO: KLHK

“Ada tujuh spesies penyu, dan semuanya menghasilkan lebih banyak betina saat suhu semakin hangat,” kata ahli ekologi dari University of Exeter, Lucy Hawkes, seperti dikutip dari Sciencealert.com.

Hawkes telah mempelajari fenomena tersebut sejak 2007. “Semua dari mereka memiliki rasio jenis kelamin yang sangat bias betina,” katanya.

Para ahli terpecah tentang apa artinya ini bagi populasi penyu. Ahli biologi David Owens, seorang profesor emeritus di College of Charleston mengatakan kepada The Washington Post pada tahun 2018, dalam beberapa dekade hingga satu abad, “Tidak akan ada cukup pejantan dalam populasi penyu.”

Memiliki banyak betina bisa menjadi adaptasi evolusioner untuk meningkatkan populasi dari kepunahan.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa pejantan masih bisa dihasilkan dari sarang yang panas jika telurnya basah.

Terlepas dari itu, tidak dapat disangkal bahwa perubahan iklim memberi tekanan pada penyu.

Ini menyebabkan lebih banyak badai, yang dapat memusnahkan ribuan sarang inkubasi sekaligus, dan kenaikan permukaan laut yang membanjiri sarang dan membunuh telur, katanya.

“Hal terbesar yang bisa kita lakukan dalam hal ini adalah membatasi pengembangan pantai bersarang, sehingga mengurangi jumlah hotel baru, dan lain-lain yang dibangun di belakang pantai,” kata Hawkes.

Halaman 4 dari 5
Sebelumnya1...345Selanjutnya
Tags: Gelombang PanasGreat Barrier ReefNOAAPenyuPerubahan IklimTukik
Bagikan3Tweet1KirimKirim
Previous Post

99 Persen Tukik Penyu di Florida Berjenis Kelamin Betina

Next Post

Antibodi Penduduk Indonesia Meningkat 4 Kali Lipat

Postingan Terkait

Waspada Cuaca Ekstrem Berupa Peningkatan Curah Hujan dan Angin Kencang Hari Ini Hingga 16 Februari

Hujan Tidak Merata di Berbagai Wilayah di Indonesia

21 April 2026
Lebih 5400 Peserta Akan Mengikuti UTBK di UNG, Tak Boleh Membawa Kalkulator dan Ponsel

Warek UNG: Pengawas Kunci Menjaga Integritas UTBK-SNBT

21 April 2026

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Next Post
Perlu Bukti Ilmiah Proteksi Vaksin Menurun

Antibodi Penduduk Indonesia Meningkat 4 Kali Lipat

Komentar tentang post

TERBARU

Hujan Tidak Merata di Berbagai Wilayah di Indonesia

Warek UNG: Pengawas Kunci Menjaga Integritas UTBK-SNBT

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

AmsiNews

REKOMENDASI

Kemenhub Imbau Kapal Tradisional Mematuhi Prosedur Keselamatan Berlayar

Alami Kebocoran, KM Sinar Bone 1 Dievakuasi KRI Cucut-866

Guru Besar Fakultas Kelautan Prof. Femy Sahami Pimpin Senat Universitas Negeri Gorontalo

Perlu Bukti Ilmiah Proteksi Vaksin Menurun

Kasus Flu Burung Ayah dan Anak di Kamboja Berasal Dari Unggas

Kemenhub Bahas Pencegahan Pencemaran Lingkungan Maritim

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.