Kamis, November 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Gempa Bumi Afghanistan Menewaskan 2.445 Orang

PBB: 500 Orang Masih Hilang

redaksi
11 Oktober 2023
Kategori : Berita
0
Gempa Bumi Afghanistan Menewaskan 2.445 Orang

Reruntuhan tempat tinggal akibat gempa bumi di Provinsi Herat, Afghanistan, pada Sabtu (7/10). FOTO: SAIFURAHMAN SAFI/XINHUA

Darilaut – Gempa bumi berkekuatan 6,3 skala Richter yang mengguncang provinsi Herat di Afghanistan barat pada hari Sabtu (7/10) menewaskan 2.445 orang. Sementara hampir 500 orang, menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) masih hilang.

Melansir Xinhua, korban tewas akibat gempa bumi di Herat dan provinsi-provinsi sekitarnya sebanyak 2.445 orang.

Daerah yang paling terkena dampak adalah distrik Zanda Jan di Herat, di mana 13 desa telah “hancur total,” kata Mawlawi Musa Ashari, Direktur Otoritas Manajemen Bencana Nasional Provinsi Herat.

Sebelumnya di hari yang sama, juru bicara Otoritas Nasional Penanggulangan Bencana, Mullah Janan Shaeq, mengatakan lebih dari 9.200 orang terluka akibat gempa tersebut.

Menurut Pusat Jaringan Gempa Tiongkok, dua gempa bumi berkekuatan 6,2 skala Richter mengguncang Afghanistan pada hari Sabtu. Getaran pertama terjadi sekitar pukul 11.10 waktu setempat (06.40 GMT).

Koordinator bantuan PBB pada hari Selasa (10/11) dalam siaran pers, mengatakan, hampir 500 orang masih hilang di daerah yang paling parah terkena dampak gempa.

Di pusat gempa distrik Zindajan, kantor koordinasi bantuan PBB (OCHA) mencatat hampir 1.300 kematian dan 1.700 luka-luka. Di beberapa tempat, seluruh desa telah hancur, menurut tim di lapangan.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Gempa AfganistanOCHAPBBProvinsi Herat
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Wamenkominfo: Perlu Ada Kebijakan AI dan Penguatan Literasi Digital

Next Post

Gempa Afganistan Berdampak pada 12 Ribu Orang di Provinsi Herat

Postingan Terkait

KLHK dan IPB University Ujicoba Alat Pengukur Tinggi Gelombang

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

5 November 2026
Peringatan Hari Konservasi di Bontang Mangrove Park

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

5 November 2026

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

Dosen UNG Perkuat Kapasitas Teknologi Marikultur di Cina

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

Next Post
Gempa Afganistan Berdampak pada 12 Ribu Orang di Provinsi Herat

Gempa Afganistan Berdampak pada 12 Ribu Orang di Provinsi Herat

TERBARU

Mengapa Anak Muda Selalu Kalah dalam Politik Gorontalo?

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

AmsiNews

REKOMENDASI

AI dan Kerumunan

Prediksi Hujan Lebat dan Tinggi Gelombang Hingga Jumat Pagi

Banjir Melanda Suwawa Selatan Kabupaten Bone Bolango

Badai Besar Lee Mendekati Puerto Rico Membawa Gelombang yang Berbahaya

Ikan Sidat Terancam Punah di Danau Limboto

Dua Nelayan Gorontalo Penangkap Ikan Tuna Hilang di Teluk Tomini

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.