Sementara itu, Kepolisian Nasional Filipina (PNP) segera mengaktifkan unit tanggap daruratnya setelah gempa melanda Davao Oriental pada hari Jumat.
Penjabat Kepala PNP, Letnan Jenderal Jose Melencio Nartatez Jr., mengatakan keputusan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Ferdinand R. Marcos Jr. untuk memastikan bahwa pemerintah menilai situasi di lapangan dan memastikan keselamatan publik.
Nartez mengatakan unit-unit PNP di Davao Oriental dan provinsi-provinsi sekitarnya segera dimobilisasi untuk membantu masyarakat terdampak, menjaga keselamatan publik, dan berkoordinasi dengan otoritas setempat.

Personel kepolisian saat ini sedang memeriksa bangunan, jalan, dan infrastruktur lainnya untuk mencari kerusakan dan mengidentifikasi area yang membutuhkan perhatian segera.
Dalam sebuah pernyataan, Presiden Marcos mengatakan telah menginstruksikan Dewan Pengurangan Risiko Bencana dan Manajemen Nasional, Kantor Pertahanan Sipil, Angkatan Bersenjata, Penjaga Pantai Filipina, dan semua instansi terkait untuk segera melakukan evakuasi di wilayah pesisir, mengaktifkan jalur komunikasi darurat, dan berkoordinasi erat dengan pemerintah daerah.
“Operasi pencarian, penyelamatan, dan bantuan sudah dipersiapkan dan akan dikerahkan segera setelah keadaan aman. Departemen Kesejahteraan Sosial dan Pembangunan sedang mempersiapkan bantuan pangan dan non-pangan, sementara Departemen Kesehatan siap memberikan bantuan medis darurat,” kata Marcos.




