Selasa, Oktober 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Mekanisme Pergerakan Naik

redaksi
12 Oktober 2026
Kategori : Berita
0
Gempa Darat Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato

Gempa Pohuwato. GAMBAR: BMKG

Darilaut – Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa bumi darat magnitudo (M) 5,7 yang mengguncang Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, menunjukkan bahwa gempa bumi tersebut memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Gempa yang terjadi pada Senin (12/10) pukul 04.34.53 WIB atau 05.34.53 Wita memiliki parameter update magnitudo M5,4 di kedalaman 85 km.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 0,67° Lintang Utara – 121,78° Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di darat 29 km barat laut Pohuwato, Gorontalo, kata Kepala Stasiun Geofisika Gorontalo Dr. Andri Wijaya Bidang.

Menurut Andri hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, kata Andri, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis menengah akibat aktivitas deformasi dalam Lempeng Laut Sulawesi.

Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas IV MMI (Modified Mercalli Intensity)  di Tolitoli dan Buol, Sulawesi Tengah. Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah.

Dirasakan skala III MMI di Kabupaten Boalemo, Kabupaten Pohuwato, Kabupaten Gorontalo,  Kota Gorontalo, dan Kabupaten Bone Bolango. Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BMKGGempa DaratGempa Pohuwato
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Dirasakan III-IV MMI di Buol dan Tolitoli

Next Post

Mengapa Belajar Bahasa Inggris Terasa Melelahkan?

Postingan Terkait

September 2026 Bulan Terhangat di Eropa

September 2026 Bulan Terhangat di Eropa

13 Oktober 2026
Anomali Suhu Permukaan Laut Mencerminkan El Niño Berkembang Pesat

Anomali Suhu Permukaan Laut Mencerminkan El Niño Berkembang Pesat

13 Oktober 2026

Kekeringan Berlanjut, Lebih Dari 1100 Titik Panas di Indonesia, Terbanyak di Papua Selatan

Angin Kencang dan Potensi Hujan Lokal di Sejumlah Wilayah di Indonesia

Topan Koguma Sedikit Melemah di Dekat Tokyo

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Dirasakan III-IV MMI di Buol dan Tolitoli

Gempa Darat Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato

Kamboja Memiliki Risiko Tinggi Mengalami Kekeringan Parah Selama Siklus El Niño

Next Post
Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

Mengapa Belajar Bahasa Inggris Terasa Melelahkan?

TERBARU

September 2026 Bulan Terhangat di Eropa

Anomali Suhu Permukaan Laut Mencerminkan El Niño Berkembang Pesat

Kekeringan Berlanjut, Lebih Dari 1100 Titik Panas di Indonesia, Terbanyak di Papua Selatan

Angin Kencang dan Potensi Hujan Lokal di Sejumlah Wilayah di Indonesia

Topan Koguma Sedikit Melemah di Dekat Tokyo

Mengapa Belajar Bahasa Inggris Terasa Melelahkan?

AmsiNews

REKOMENDASI

Tiga Bibit Siklon Tropis Dekat Indonesia Berpotensi Hujan Lebat dan Angin kencang

Ini Susunan Pengurus Ikatan Sarjana Ilmu Kelautan Unsrat Periode 2025-2030

Rektor UNG: Jangan Hanya Menjadi Dosen Biasa-Biasa Saja

Sindikat Penyelundup Benih Lobster Ditangkap di Bandara Soekarno Hatta?

Cantrang Beroperasi 1960, Pedoman FAO 1970

Rumpon Portable, Pemikat Ikan yang Ramah Lingkungan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.