Guncangan terasa di sebagian besar wilayah Kolombia dan di negara-negara tetangga, termasuk Panama, Ekuador, dan Venezuela.
Dana Anak-anak PBB (UNICEF) sedang memantau situasi serta berkoordinasi dengan mitra dan otoritas nasional untuk menilai kebutuhan dan memberikan dukungan bagi anak-anak serta remaja yang terdampak, sementara Program Pembangunan PBB (UNDP) bekerja sama dengan lembaga pemerintah untuk membantu menganalisis kerusakan dan kebutuhan yang ada.
Miroslav Jenča, kepala Misi Verifikasi PBB di Kolombia, menyatakan solidaritas terhadap para korban dan masyarakat yang terdampak—khususnya di Chocó, Eje Cafetero, dan Valle del Cauca—serta menyatakan bahwa Misi tersebut siap mendukung upaya penanganan yang dilakukan oleh pihak berwenang.
Gempa Terbesar
Menurut Layanan Geologi Kolombia, pusat gempa berada pada kedalaman sekitar 103 kilometer (64 mil) dan merupakan peristiwa seismik terbesar yang tercatat di negara tersebut pada abad ini.
Pereira, sebuah kota dengan populasi sekitar 500.000 jiwa, terletak sekitar 35 mil dari pusat gempa. Saat tim darurat mencari korban selamat, wali kota setempat melaporkan adanya 18 korban jiwa di kota itu pada Senin malam.
Di Cali, kota terbesar ketiga di negara tersebut, pihak berwenang melaporkan terjadinya sejumlah tanah longsor yang menyebabkan orang-orang terjebak, serta meminta bantuan tambahan untuk operasi penyelamatan.



