Rabu, Agustus 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Gempa Sangat Kuat Dalam Sehari di NTT, Sumut dan Sulteng Tidak Saling Berkaitan

redaksi
18 Agustus 2026
Kategori : Berita
0
Gempa Sangat Kuat Dalam Sehari di NTT, Sumut dan Sulteng Tidak Saling Berkaitan

GAMBAR: BMKG

Darilaut – Dalam sehari, pada Sabtu (15/8) terjadi tiga peristiwa gempa bumi sangat kuat di Indonesia. Gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) terjadi Sabtu pagi, kemudian Sumatra Utara (Sumut) sore dan Sulawesi Tengah (Sulteng) –tepatnya di Teluk Tomini- tengah malam.

Edukator Mitigasi Bencana, Dr. Daryono, melalui akun X (@daryono_eq_talk) menjelaskan bahwa kejadian ketiga gempa besar ini dalam satu hari yang sama murni merupakan kebetulan waktu (temporal coincidence) dari proses siklus seismik yang telah berjalan puluhan hingga ratusan tahun di masing-masing segmen tektonik.

Rangkaian tiga gempa bumi signifikan yang melanda kawasan Nusantara pada 15 Agustus 2026 terjadi dalam kurun waktu yang relatif sangat singkat, yakni hanya 18 jam 26 menit 57 detik.

Diawali oleh guncangan kuat M 7,7 di Flores NTT pada pukul 04.58.21 WIB atau 05.58.21 WIB, rentetan aktivitas seismik ini disusul oleh gempa M 6,4 di Sumatra Utara pada 17:54:51 WIB, dan ditutup oleh gempa M 5,9 di Sulteng pada 23.25.18 WIB atau 00.25.18 Wita.

“Kedekatan temporal ini kerap memicu spekulasi publik mengenai kemungkinan efek domino antar-gempa, namun dari kacamata fisika bumi, fenomena ini dikenal sebagai earthquake clustering,” kata Daryono yang juga anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), “sebuah kebetulan statistik di mana beberapa kejadian gempa independen terjadi berdekatan dlm kurun waktu tertentu tanpa adanya ikatan kausalitas langsung.”

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Dr. DaryonoGempa NTTSulawesi TengahSumatera UtaraZona Tektonik
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Tsunami Akibat Gempa NTT di Laut Flores M 7,7 Menjangkau 16 Lokasi 4 Provinsi

Next Post

Apakah Dunia Kini Mengalami Lebih Banyak Gempa Bumi?

Postingan Terkait

Mahasiswa UNG Edukasi Hidup Bersih dan Sehat Bagi Siswa SD

Mahasiswa UNG Edukasi Hidup Bersih dan Sehat Bagi Siswa SD

19 Agustus 2026
Hindari Bangunan Rusak, BMKG Mencatat 2.119 Gempa Susulan di Flores NTT

Hindari Bangunan Rusak, BMKG Mencatat 2.119 Gempa Susulan di Flores NTT

19 Agustus 2026

Rektor UNG Meresmikan Unit Layanan Disabilitas

Gempa Laut M 6,1 Dekat Nias Selatan Menguncang Sebagian Wilayah Sumut dan Sumbar

18 Unsur Nonpemerintah Berpartisipasi dan Membantu Warga Terdampak Gempa M 7,7 dan Tsunami di NTT

Dua Bibit Siklon Tropis Sedang Berkembang di Laut Cina Selatan dan Laut Filipina

Apakah Dunia Kini Mengalami Lebih Banyak Gempa Bumi?

Tsunami Akibat Gempa NTT di Laut Flores M 7,7 Menjangkau 16 Lokasi 4 Provinsi

Next Post
Apakah Dunia Kini Mengalami Lebih Banyak Gempa Bumi?

Apakah Dunia Kini Mengalami Lebih Banyak Gempa Bumi?

TERBARU

Mahasiswa UNG Edukasi Hidup Bersih dan Sehat Bagi Siswa SD

Hindari Bangunan Rusak, BMKG Mencatat 2.119 Gempa Susulan di Flores NTT

Rektor UNG Meresmikan Unit Layanan Disabilitas

Gempa Laut M 6,1 Dekat Nias Selatan Menguncang Sebagian Wilayah Sumut dan Sumbar

18 Unsur Nonpemerintah Berpartisipasi dan Membantu Warga Terdampak Gempa M 7,7 dan Tsunami di NTT

Dua Bibit Siklon Tropis Sedang Berkembang di Laut Cina Selatan dan Laut Filipina

AmsiNews

REKOMENDASI

Topan Khanun Mendarat Pagi Ini di Semenanjung Korea

Rektor UNG Dukung Kolaborasi Nasional Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Pengalaman 5 Abad, Sosiolog UNG: Gorontalo Memiliki Banyak Penambang

UNG Buka Prodi Pendidikan Profesi Apoteker dan Profesi Insinyur

WHO Minta Cina Transparan Soal Covid-19

Mahasiswa KKN UNG Sosialisasi Pengelolaan BUMDes di Desa Modelidu

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.