Kemudian, melaksanakan operasi pasar bahan kebutuhan pokok di sembilan kecamatan yang ada di Kota Gorontalo. Seperti di Kecamatan Kota Barat, Kecamatan Dungingi, Kecamatan Kota Tengah, Kecamatan Sipatana, Kecamatan Kota Utara, Kecamatan Kota Timur, Kecamatan Kota Selatan, Kecamatan Hulonthalangi dan Kecamatan Dombo Raya.
Melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah distributor, pasar tradisional dan pasar modern oleh tim satuan tugas pangan Pemerintah Kota Gorontalo, ujar Marten.
Kelancaran distribusi melalui penyediaan transportasi angkutan bus sekolah kepada siswa yang tidak terjangkau dengan angkutan umum dan jauh dari tempat Sekolah, di Kecamatan Kota Barat, Kecamatan Hulonthalangi dan Kecamatan Dumbo Raya.
Selanjutnya, Pemerintah Kota Gorontalo menggiatkan komunikasi efektif, dengan melaksanakan high level meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan rapat koordinasi secara rutin berhubungan dengan upaya pengendalian Inflasi.
Rapat koordinasi teknis dilakukan untuk membahas langkah-langkah konkret yang diambil dalam pengendalian inflasi, serta rapat koordinasi dengan distributor menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Melalui komunikasi efektif, kata Marten, Pemerintah Kota Gorontalo melakukan pemantauan terhadap ketersediaan pasokan dari penghasil barang kebutuhan pokok, mengeluarkan surat edaran kepada Masyarakat terkait penghematan energi, gerakan tanam pangan, jaring pengamanan sosial dan pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi dan pemakaian liquified petroleum gas (LPG) atau gas minyak bumi cair.





Komentar tentang post