Oleh FRENSLY D HUKOM
MENURUT JOUNG et al. (1996), hiu paus berkembang biak dengan cara beranak (ovovivivar) yang berarti telur di simpan di dalam rahim, kemudian sang induk melahirkan anak-anak yang sudah siap untuk hidup bebas. Hasil pengamatan di pantai timur Taiwan ditemukan seekor hiu paus betina berukuran 10,46 m dan dalam rahimnya ditemukan 300 embrio berukuran 42 – 63 cm dengan kantung telur yang siap dilahirkan.
Menurut Collman (1997) dan Norman & Steven (2007), hiu paus diduga baru matang kelamin atau mencapai kedewasaan pada saat berumur 30 tahun dengan ukuran panjang berkisar antara 8 – 9 meter untuk jantan serta betina pada ukuran panjang total > 10 meter. Hiu paus dapat hidup mencapai 100 tahun. Joung et al. (1996) menyatakan bahwa ukuran anakan hiu paus yang siap dilahirkan berkisar antara 42 – 64 cm dengan panjang rata-rata 51 cm dengan berat 660,2 gram.
Mortalitas Hiu Paus
Kukuyev (1996) dalam penelitiannya di Laut Atlantik menemukan bahwa pemangsa/predator dari anakan hiu paus adalah hiu biru (Prionace glauca). Dalam perut hiu biru ini ditemukan anakan berukuran 55,7 cm sedangkan Colman (1997) menemukan di perairan Mauritius ikan marlin biru (Makaira nigricans) sebagai pemangsa anakan hiu paus.
Dalam perut marlin biru tersebut ditemukan anakan hiu paus berukuran 61 cm. Selanjutnya dilaporkan pula oleh O’Sulivan & Mitchell (2000) dalam penelitiannya di Teluk Calicornia menemukan bahwa paus pembunuh (Orcinus orca) telah memangsa hiu paus berukuran 8 meter.





Komentar tentang post