Penelitian yang telah dijalankan menunjukkan Pulau Talise memiliki nilai ekologis yang sangat penting bagi kelangsungan hidup Coelacanth. Temuan terbaru ini semakin menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu habitat utama spesies purba yang telah bertahan selama sekitar 400 juta tahun.
Rangkaian riset Coelacanth selama lebih dari 20 tahun menunjukkan bahwa eksplorasi ilmiah tidak hanya menghasilkan pengetahuan baru mengenai populasi, habitat, dan reproduksi spesies purba tersebut, tetapi juga menyediakan bukti ilmiah yang menjadi dasar penyusunan kebijakan konservasi. Temuan-temuan ini diharapkan menjadi fondasi bagi perlindungan Coelacanth dan ekosistem laut dalam Indonesia secara berkelanjutan.
Konservasi Coelacanth
Ikan purba yang juga disebut fosil hidup belum lama ini ditemukan di dekat perairan Pulau Siladen, Taman Nasional Bunaken, Manado, Sulawesi Utara, pada Jumat 26 Juni pagi.
Ikatan Sarjana Ilmu Kelautan Universitas Sam Ratulangi (ISKU) menilai temuan ikan purba Raja Laut di perairan Pulau Siladen, penting bagi konservasi Coelacanth di Indonesia.
Penemuan ini diharapkan dapat memberikan tambahan data penting bagi penelitian dan upaya konservasi Coelacanth di Indonesia, sekaligus menegaskan bahwa perairan Sulawesi Utara masih menjadi habitat penting bagi spesies purba yang sangat langka tersebut, demikian hasil kajian ISKU.



