Sabtu, April 18, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Susi Air di Dua Tsunami

redaksi
21 Oktober 2018
Kategori : Berita
0
Susi Air

Pesawat Susi Air di bandara Mutiara SIS Al-Jufrie Palu. FOTO: DARILAUT.ID

GEMPA dahsyat mengguncang Aceh, disusul gelombang besar tsunami. Hari itu, 26 Desember 2004.

Jalan darat sebagian terputus. Banyak daerah terisolir pascagempa dan tsunami. Pasca gempa dan tsunami, sebuah pesawat pesawat jenis Cessna Caravan mendarat di Aceh.

Pesawat ini pertama membawa logistik ke Pulau Simeuleu, lokasi paling dekat dengan pusat gempa.

Pesawat itu milik Susi Pudjiastuti –sekarang Menteri Kelautan dan Perikanan. Ketika itu, Susi baru saja membeli pesawat Cessna Caravan seharga Rp 20 miliar.

Pesawat ini, satu-satunya yang dimiliki Susi untuk mengangkut lobster dan ikan segar hasil tangkapan nelayan. Ikan ini kemudian dibawa ke Jakarta dan Jepang.

Karena terjadi bencana gempa dan tsunami, pesawat Cessna Caravan yang kemudian dikenal dengan nama maskapai Susi Air, pertama mendarat dan membawa bantuan ke Aceh.

“Ya dari situ, banyak orang tahu tentang Susi Air. Banyak juga media yang meliput. Hingga nama Susi Air sekarang diketahui banyak orang,” kata Susi, saat menjadi pembicara dalam acara Wisuda Kelulusan Mahasiswa Universitas Sampoerna di Jakarta pada Kamis (18/10).

Bukan hanya gempa dan tsunami di Aceh. Pascagempa dan tsunami melanda Palu-Donggala-Sigi, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9) lalu, pesawat Susi Air terlihat bolak-balik di bandara Mutiara SIS Al-Jufrie Palu.

Susi Air membawa bantuan logistik. Selain itu, pesawat ini melakukan evakuasi korban gempa dan tsunami. Terutama korban yang sakit dan memerlukan perawatan di rumah sakit lain.

Pesawat Susi Air, bolak-balik Palu ke Mamuju, Sulawesi Barat dan Palu-Balikpapan, Kalimantan Timur.*

Tags: GempaSusi Airtsunami
Bagikan15Tweet7KirimKirim
Previous Post

1883, Tsunami Krakatau, Menewaskan 36 Ribu Orang

Next Post

Mengapa Masih Marak Penyelundupan Benih Lobster dan Lobster Bertelur?

Postingan Terkait

Ini Rekomendasi PBB untuk Integritas Informasi Media Pers

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

18 April 2026
Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

18 April 2026

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Topan Sinlaku Bergerak Lambat di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Dosen UNG Kembangkan Inovasi Teknologi dan Digitalisasi Limbah Ikan Cakalang

Next Post
Lobster

Mengapa Masih Marak Penyelundupan Benih Lobster dan Lobster Bertelur?

Komentar tentang post

TERBARU

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

AmsiNews

REKOMENDASI

Topan Darian Meningkat Pesat Menjadi Siklon Tropis Kategori 5

Bibit Siklon Tropis 93S Terletak di Selatan Jawa Timur

Destinasi Romantis Pulo Cinta Gorontalo Akan Tinggal Kenangan?

29 Pelaku Destructive Fishing Ditangkap Petugas

Festival Pertengahan Musim Gugur di Hong Kong, Terbangkan Lampion Denda $2.000

Kaleidoskop 2025: Hiu Paus Catat Rekor Kemunculan di Perairan Botubarani

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.