Rabu, Juni 24, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Hari Ini Hingga Awal Februari Cuaca Ekstrem Masih Dapat Terjadi  di Sejumlah Wilayah Indonesia

redaksi
28 Januari 2026
Kategori : Berita
0
La Nina Lemah Tingkatkan Hujan di Wilayah Indonesia

Ilustrasi cuaca. FOTO: DARILAUT.ID

Monsun Asia

BMKG mengatakan aktivitas Monsun Asia ditandai dengan peningkatan kecepatan angin di Laut Cina Selatan terpantau dalam sepekan terakhir. Massa udara dari Asia tersebut bergerak ke arah selatan, memasuki wilayah Indonesia.

Peningkatan kecepatan angin tidak hanya teramati di Laut Cina Selatan, namun juga di sekitar Selat Karimata yang mengindikasikan aktivitas CENS.

Saat bertemu dengan massa udara dari belahan bumi selatan, aliran udara dari Asia tersebut membentuk pola awan memanjang akibat konvergensi antar tropis, kata BMKG.

Pola awan yang terbentuk pada ITCZ tersebut memanjang dari wilayah Samudra Hindia barat Bengkulu, Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, hingga Laut Arafura.

Lebih jauh lagi, menurut BMKG, daerah tekanan rendah (Tropical Low) berpotensi terbentuk di Samudera Hindia selatan Banten, Teluk Carpentaria, dan daratan Australia barat laut, yang mampu membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) di wilayah Indonesia bagian selatan.

Dengan kondisi atmosfer yang relatif lembap dan labil, kondisi cuaca signifikan masih berpotensi terjadi di sebagian Indonesia, khususnya Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, dan Papua Pegunungan, kata BMKG.

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: BMKGCuaca EkstremLa Nina
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Nilai Tukar Petani Provinsi Gorontalo Naik, Tertinggi di Indonesia Timur

Next Post

Waspada Potensi Hujan Lebat Sepekan ke Depan

Postingan Terkait

Mahasiswa KKN UNG-UGM Akan Kembangkan Energi Berbasis Tenaga Surya di Botutonuo

Mahasiswa KKN UNG-UGM Akan Kembangkan Energi Berbasis Tenaga Surya di Botutonuo

24 Juni 2026
WMO dan WTO Buka Peluang Perdagangan Energi Listrik Terbarukan Lintas Batas

Masa Depan yang Adil dari Energi Terbarukan

24 Juni 2026

Krisis Iklim, Sekjen PBB: Perusahaan AI Berterus Terang Tentang Dampak Lingkungan

Rektor UNG Ajak Lulusan Menjadi Agen Perubahan di Berbagai Sektor Kehidupan

Rumah Rusak Akibat Gempa Sulawesi Tengah 5.180 Unit

Kemarau Meluas, Potensi Hujan Indonesia Masih Signifikan

Badai Tropis Higos Terbentuk di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Topan Mekkhala Mengarah ke Okinawa dan Amami Jepang

Next Post
BMKG: La Nina Bisa Berlangsung Hingga April 2025

Waspada Potensi Hujan Lebat Sepekan ke Depan

TERBARU

Mahasiswa KKN UNG-UGM Akan Kembangkan Energi Berbasis Tenaga Surya di Botutonuo

Masa Depan yang Adil dari Energi Terbarukan

Krisis Iklim, Sekjen PBB: Perusahaan AI Berterus Terang Tentang Dampak Lingkungan

Rektor UNG Ajak Lulusan Menjadi Agen Perubahan di Berbagai Sektor Kehidupan

Rumah Rusak Akibat Gempa Sulawesi Tengah 5.180 Unit

Kemarau Meluas, Potensi Hujan Indonesia Masih Signifikan

AmsiNews

REKOMENDASI

Alumni Kelautan Unsrat Buka Pelatihan Diving

Pendekatan Kehati-hatian Jamin Keberlanjutan Sumberdaya Ikan

Indonesia Siap Patuhi Batasan Kandungan Sulfur Bahan Bakar Kapal

Sosialisasi Aplikasi Laut Nusantara

Bibit 91S Berpeluang Tinggi Menjadi Siklon Tropis

Paus Sperma dan Bungkuk Terdampar di Sabu Raijua dan Sampang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.