Dari rasa penasan inilah yang membuat dirinya untuk mencari informasi sedalam-dalamnya dan selalu berhati-hati.
Cara ini dilakukan Gitalia agar tidak langsung ikut-ikutan menyebar informasi yang nantinya merugikan dirinya dan orang lain.
Nur Izatul Amin (22 tahun), Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Gorontalo
Menurut Izatul, hoaks adalah sesuatu hal yang tidak benar, di dalamnya berupa kepalsuan baik itu dalam bentuk berita, narasi, pengumuman dan lain lain yang digunakan sebagai bentuk propaganda, penyimpangan dan sebagainya.
Di era informasi digital yang kaya dan terkadang penuh perangkap, penting bagi setiap individu untuk mempraktikkan kecerdasan digital yang tinggi.
Salah-satu aspek kunci dari kecerdasan digital adalah kemampuan untuk membedakan antara informasi yang sah dan yang tidak benar. Izatul selalu mendapatkan berbagai informasi baik dari situs berita maupun sosial media.
Izatul mengatakan akan selalu mencari informasi dari sumber-sumber yang tepercaya, cukup dengan mengetikkan kata kunci berita serupa akan muncul dengan berbagai jawaban yang berbeda.
Namun, tidak jarang informasi palsu atau terdistorsi tersebar karena kurangnya kewaspadaan atau terpengaruh oleh pihak-pihak yang mempunyai pengaruh seperti influencer.




