Upaya penanganan darurat pun telah dilakukan pemerintah daerah yang dikoordinir oleh BPBD setempat.
BPBD telah melakukan kaji cepat, koordinasi dengan instansi terkait, distribusi bantuan logistik dan pendirian dapur umum. Pemerintah daerah telah mendirikan pos komando di titik-titik desa terdampak untuk mengefektifkan penanganan ke lokasi terdampak.
Berdasarkan analisis InaRISK, wilayah ini berpotensi bahaya banjir dengan kategori sedang hingga tinggi. Wilayah yang memang berbatasan dengan wilayah perairan ini memiliki tujuh kecamatan dengan luas bahaya 87.050 untuk potensi banjir.
Prakiraan cuaca Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat wilayah Sumatera Utara pada hari ini (28/11) masih mencatat potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang.
Di samping itu, prakiraan di tingkat kecamatan, beberapa wilayah yang telah terdampak masih berpotensi hujan ringan pada Minggu (29/11).
Masyarakat diimbau untuk siap siaga dan waspada terhadap potensi bahaya hidrometeorologi, mengingat puncak dampak La Nina masih dapat berpengaruh selama musim penghujan.





Komentar tentang post