Rabu, Mei 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ilmuwan Temukan Cara Agar Terumbu Karang Tahan Panas

redaksi
19 Mei 2020
Kategori : Berita
0
Ahli Taksonomi Hewan Laut Teguh Peristiwady Dikukuhkan Sebagai Profesor Riset

Terumbu karang dan keanekaragaman jenis ikan di Togean. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Tim ilmuwan di Australia mengatakan berhasil menemukan cara untuk membantu terumbu karang mengatasi dampak pemutihan yang merusak, dengan cara membuat karang lebih tahan panas.

Kenaikan suhu laut membuat terumbu karang mengeluarkan lumut kecil yang hidup di karang.
Hal itu membuat karang berubah warna menjadi putih dan pada hakikatnya membuat karang kelaparan.

Untuk mengatasi persoalan itu, para peneliti mengembangkan strain lumut mikro yang dibuat di laboratorium yang lebih punya daya tahan terhadap panas.

Ketika disuntikkan ke dalam terumbu karang, lumut tersebut dapat bertahan lebih baik di lingkungan air yang lebih hangat.

Tim peneliti yakin temuan mereka mungkin berguna dalam upaya melestarikan terumbu karang, yang dikatakan “mengalami kematian massal karena gelombang panas air laut”.

Mereka membuat karang lebih tahan terhadap pemutihan yang terjadi karena kenaikan suhu dengan jalan meningkatkan ketahanan terhadap panas pada simbion mikroalga -sel-sel kecil lumut yang hidup di dalam jaringan karang.

Alga mikro itu kemudian dipaparkan ke suhu yang semakin hangat selama periode empat tahun.

Langkah ini membuat alga mikro beradaptasi dan bertahan dalam kondisi lebih panas.
“Begitu alga mikro dikembalikan ke larva karang, maka simbiosis alga-karang yang baru terbentuk menjadi lebih tahan panas dibanding yang asli,” kata penulis inti Dr Patrick Buerger dari Csiro, lembaga ilmu pengetahuan nasional Australia seperti dikutip dari BBC News Indonesia.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: coral bleachingpemutihan karangTerumbu Karang
Bagikan9Tweet5KirimKirim
Previous Post

Riset Herbal Indonesia untuk Anti Virus Covid-19

Next Post

Konsulat Indonesia Fasilitasi Kepulangan 111 WNI dari Tawau

Postingan Terkait

Pembatasan Pemberitaan Bencana Sumatra Terjadi Secara Masif dan Sistematis

Era Baru yang Berbahaya Bagi Jurnalis

6 Mei 2026
Apa Saja Penyebab Suhu Dingin di Musim Kemarau

Potensi Hujan di Bulan Mei

6 Mei 2026

Sejumlah Wilayah di Indonesia Menuju Musim Kemarau

92W Berada di Dekat Palau, 93W Berpeluang Menguat

UNG Berkolaborasi dengan Pegadaian Hadirkan The Gade Creative Lounge

Krisis di Pantura Jawa Diperparah Kenaikan Muka Air Laut dan Penurunan Tanah

65,8 Persen Pantai Utara Jawa Mengalami Erosi

Dr. Raghel Yunginger: Pencapaian SDGs di Daerah Belum Optimal

Next Post
Destructive Fishing di Sebatik, Perbatasan Indonesia-Malaysia

Konsulat Indonesia Fasilitasi Kepulangan 111 WNI dari Tawau

Komentar tentang post

TERBARU

Era Baru yang Berbahaya Bagi Jurnalis

Potensi Hujan di Bulan Mei

Sejumlah Wilayah di Indonesia Menuju Musim Kemarau

92W Berada di Dekat Palau, 93W Berpeluang Menguat

UNG Berkolaborasi dengan Pegadaian Hadirkan The Gade Creative Lounge

Krisis di Pantura Jawa Diperparah Kenaikan Muka Air Laut dan Penurunan Tanah

AmsiNews

REKOMENDASI

Kenaikan Permukaan Laut, Organisasi Meteorologi Beri Perhatian pada Kriosfer

Iriana, Kapal Kargo Indonesia Kandas Karena Topan Gaemi di Pantai Taiwan

Wahyu Dhyatmika Lantik AMSI Wilayah Tanah Papua

Majelis Rektor Menginisiasi dan Mempertemukan Perguruan Tinggi ASEAN di Bandung

Tumpahan Minyak Dapat Mengganggu dan Membunuh Organisme

Menko Luhut: Sampah Memberikan Dampak Negatif Bagi Pariwisata

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.