Ilyas mengatakan sosialisasi InaBuoy di Bali diadakan dengan tujuan mensinergikan seluruh pihak dalam melestarikan operasionalisasi dan keberadaan InaBuoy Selatan Bali yang akan segera di-deploy kembali oleh BPPT.
Harapannya, kata Ilyas, kejadian tersebut dapat menjadi pelajaran bagi kita bersama dan tidak akan terjadi lagi di masa mendatang. InaBuoy ini harus menjadi milik masyarakat Bali, mengingat pentingnya Buoy untuk keselamatan masyarakat pesisir dalam menghadapi bencana tsunami.
Dalam sosialisasi ini, BPPT dan seluruh stakeholders menandatangani komitmen bersama untuk menjaga dan melindungi InaBuoy yang di-deploy di Selatan Bali.
Komitmen tersebut juga merupakan sebuah langkah untuk mencegah terulangnya kembali hilangnya InaBuoy yang sebelumnya telah di-deploy di titik koordinat -09°44’22.38378”S/115°12’37.517”E pada 12 April 2021. Pada tanggall 6 Mei 2021 InaBuoy tersebut sudah tidak terdeteksi lagi keberadaannya.
Dari kejadian tersebut, BPPT menganggap kegiatan sosialisasi deployment adalah kegiatan yang sangat penting kedudukannya dalam menjaga dan melindungi keberadaan InaBuoy BPPT.
Selain itu, sosialisasi juga sebagai bentuk kegiatan mendiseminasikan teknologi hasil pekerjaan BPPT kepada masyarakat luas.
Dalam kegiatan sosialisasi ini dilakukan edukasi kepada nelayan yang melaut dengan wilayah tangkap di sekitar lokasi deployment InaBuoy Selatan Bali. Dengan harapan mereka akan ikut berpartisipasi untuk menemukan kembali InaBuoy yang hilang, serta mengamankan infrastruktur InaBuoy yang kelak akan dipasang kembali oleh BPPT.





Komentar tentang post