Bersamaan dengan acara tersebut, turut dikampanyekan pencalonan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) sebagai Auditor Eksternal IMO untuk tahun 2020-2023. BPK memiliki pengalaman yang prestisius sebagai auditor eksternal dari Badan Energi Atom Internasional dan Akademi Anti Korupsi Internasional, serta dalam audit Sustainable Development Goals (SDGs).
Dengan pengalaman tersebut, BPK RI akan memastikan keberlanjutan standar tinggi dalam tata kelola IMO yang baik, melalui audit berkualitas tinggi dan keterlibatan konstruktif dalam mendukung akuntabilitas dan transparansi Manajemen Keuangan IMO.
“BPK RI sudah pengalaman di 2 lembaga internasional, jadi ini merupakan yang ketiga kalau terpilih,” kata Menhub.
Hadir sejumlah Duta Besar dari beberapa negara, antara lain, Hungaria, Irlandia, Italia, Selandia Baru, Polandia, Inggris, Serbia, Kroasia, Ukraina, Swiss, Bosnia dan Herzegovina, Fiji, Austria, Yunani, Ekuador, serta Vietnam.*





Komentar tentang post