Sabtu, September 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Indonesia Rawan Bencana Gempa, Sesar Aktif Minim Diteliti

redaksi
30 Juli 2021
Kategori : Berita
0
Indonesia Rawan Bencana Gempa, Sesar Aktif Minim Diteliti

The Ring of Fire. LIPI.GO.ID

Tujuan mitigasi bencana adalah meminimalkan efek merusak dari berbagai bahaya yang sudah diperkirakan atau diperhitungkan.

“Mitigasi gempa harus menjadi budaya masyarakat dan bagian terpadu pengembangan wilayah dan pembangunan infrastruktur,” katanya.

Danny juga pernah terlibat dalam proyek-proyek pemetaan jalur sesar aktif dan karakterisasinya.

Selain itu, terlibat dalam revisi Peta Seismic Hazard Indonesia. Peta Seismic Hazard merupakan peta yang dipakai dalam standarisasi kode bangunan tahan gempa sesuai dengan zonasinya.

Danny juga berperan dalam peta pembuatan bahaya tsunami di Indonesia. Peta bahaya tsunami pertama yang dibuat adalah Kota Padang.

“Waktu itu saya dan tim LIPI-Caltech adalah pelopor utama dalam propaganda mitigasi bahaya tsunami di Padang,” ujarnya.

Menurut Danny ada tiga mitigasi bencana gempa berbasis sains: mitigasi deformasi besar, mitigasi guncangan gempa, dan mitigasi bahaya ikutan.

Ada pula mitigasi bahaya tsunami yang meliputi pembuatan peta (tinggi/genangan) tsunami, rencana tata ruang aman tsunami, jalur evakuasi & rencana darurat, pendidikan dan Latihan masyarakat, serta sistem peringatan dini.

“Sistem peringatan dini harus didesain spesifik sesuai dengan kondisi geologi dan masyarakatnya,” katanya.

Danny mencontohkan sistem peringatan dini berbasis kearifan lokal “Smong” yang menyelamatkan warga Pulau Simeuleu ketika tsunami melanda 2004 silam.

Halaman 3 dari 3
Sebelumnya123
Tags: GempagempabumiLIPIMitigasi BencanaSesar AktifSistem Peringatan Dini
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Bakamla dan Konjen Singapura Bahas Keamanan Laut Perbatasan

Next Post

Jejak Sesar Aktif di Indonesia Banyak Tertimbun Proses Sedimentasi

Postingan Terkait

BRIN Kaji Pergerakan Hanyut 8 Orang Termasuk 5 Jurnalis di Selat Sunda

BRIN Kaji Pergerakan Hanyut 8 Orang Termasuk 5 Jurnalis di Selat Sunda

19 September 2026
Gempa Bumi Darat Kedalaman 5 km Guncang Toli-Toli Sulawesi Tengah

Gempa Bumi Darat Kedalaman 5 km Guncang Toli-Toli Sulawesi Tengah

19 September 2026

Prosesi Wisuda ke-63 UNG Kukuhkan 700 Lulusan Terbaik

KKP Tetapkan Kawasan Konservasi di Maluku Tengah Seluas 683.826,89 Hektare

Topan Dujuan Akan Mendekati Tokyo

Tren Negatif Cadangan Air Daratan Terus Berlanjut

Banjir dan Kekeringan Pecahkan Rekor Lima Tahun Terakhir

Peneliti UNG Dorong Perbaikan Regulasi Dampak Tambang di Pesisir Provinsi Gorontalo dan Transparansi Dokumen Lingkungan

Next Post
Pelabuhan yang Rusak karena Gempa dan Tsunami Palu Segera Dibangun

Jejak Sesar Aktif di Indonesia Banyak Tertimbun Proses Sedimentasi

Komentar tentang post

TERBARU

BRIN Kaji Pergerakan Hanyut 8 Orang Termasuk 5 Jurnalis di Selat Sunda

Gempa Bumi Darat Kedalaman 5 km Guncang Toli-Toli Sulawesi Tengah

Prosesi Wisuda ke-63 UNG Kukuhkan 700 Lulusan Terbaik

KKP Tetapkan Kawasan Konservasi di Maluku Tengah Seluas 683.826,89 Hektare

Topan Dujuan Akan Mendekati Tokyo

Tren Negatif Cadangan Air Daratan Terus Berlanjut

AmsiNews

REKOMENDASI

Tim Pinisi Open Ship di Pulau Selaru

Hujan Badai Tiba-tiba Menghantam Hong Kong, Kejadian Sekali Dalam 500 Tahun

Gempa Laut Maluku Berasal Dari Aktivitas Subduksi Ganda Punggungan Mayu

Definisi Kasus Hepatitis

Simposium Ilmu Kelautan Maldives

BMKG: Literasi Kebencanaan Harus Diperkuat

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.