Minggu, November 8, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Indonesia Serius Memastikan Kelestarian Hutan Mangrove

redaksi
13 November 2021
Kategori : Berita
0
Pusat Penelitian Oseanografi LIPI Pantau 40 Lokasi Mangrove di Indonesia

Hutan mangrove, FOTO: DARILAUT.ID

“Mangrove tidak hanya penting untuk keanekaragaman hayati di pesisir tapi juga mendukung ketahanan pangan dan penciptaan lapangan kerja,” katanya.

Jerman mendukung Indonesia dalam pengembangan WMC dengan lokasi percontohan di Karang Gading, Sumatera Utara; Delta Mahakam dan Berau, Kalimantan Timur; dan Kota Sorong dan Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat.

Jerman melalui proyek Forest Programme (FP) VI menghibahkan 20 juta euro lewat Bank Pembangunan Jerman (KfW) untuk mendukung pengembangan WMC di Indonesia.

Peneliti Kementerian LHK, Virni B Arifanti memaparkan penelitian yang dilakukan di Berau menunjukkan besarnya pelepasan emisi gas rumah kaca (GRK) jika mangrove mengalami kerusakan.

“Rusaknya 1 hektar hutan mangrove akan menyebabkan kehilangan 50% stok karbon yang tersimpan,” katanya.

Oleh karena itu, Virni menekankan hutan mangrove Indonesia berperan penting dalam mitigasi perubahan iklim. Mempertahankan mangrove bisa mengurangi emisi GRK Indonesia di sektor penggunaan lahan antara 10-31%.

Virni juga menyatakan pentingnya melibatkan masyarakat dalam kegiatan perekonomian yang berbasis konservasi dan rehabilitasi mangrove.

Halaman 3 dari 3
Sebelumnya123
Tags: KLHKMangroveMitigasi BencanaPerubahan Iklim
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Indonesia Berhadapan Dengan Kompleksitas Meteorologi, Iklim dan Cuaca

Next Post

5 Hari Lagi Gerhana Bulan Sebagian, Dapat Diamati di Seluruh Indonesia

Postingan Terkait

UNG Kampus di Kawasan Teluk Tomini yang Masuk QS World University Rankings

UNG Kampus di Kawasan Teluk Tomini yang Masuk QS World University Rankings

8 November 2026
Ekonomi Gorontalo Y-on-Y 2026 Tumbuh 5,63 Persen

Ekonomi Gorontalo Y-on-Y 2026 Tumbuh 5,63 Persen

8 November 2026

Earth Information Day, WMO Luncurkan Kondisi Iklim 2026 Pada Konferensi Iklim COP31

Esai Digitalisasi Ekowisata Hiu Paus Mahasiswa UNG Raih Prestasi Nasional

Badai Tropis Cempaka Terbentuk di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Program Studi Pendidikan Geografi UNG Raih Akreditasi Unggul

Lebih Dari 190 Negara Akan Menghadiri COP31 di Antalya Turki Saat Overshoot Perjanjian Paris 1,5°C

Konferensi Iklim PBB di Tengah Kekeringan, Banjir Dahsyat, Gelombang Panas dan El Niño Sangat Kuat

Next Post
2019, Terjadi 5 Gerhana

5 Hari Lagi Gerhana Bulan Sebagian, Dapat Diamati di Seluruh Indonesia

Komentar tentang post

TERBARU

UNG Kampus di Kawasan Teluk Tomini yang Masuk QS World University Rankings

Ekonomi Gorontalo Y-on-Y 2026 Tumbuh 5,63 Persen

Earth Information Day, WMO Luncurkan Kondisi Iklim 2026 Pada Konferensi Iklim COP31

Esai Digitalisasi Ekowisata Hiu Paus Mahasiswa UNG Raih Prestasi Nasional

Badai Tropis Cempaka Terbentuk di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Program Studi Pendidikan Geografi UNG Raih Akreditasi Unggul

AmsiNews

REKOMENDASI

Limbah dan Sampah Sebagai Penyumbang Karbon

Tiga Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan UNG Meraih Beasiswa Erasmus+

COVID Varian JN.1 Memiliki Risiko Rendah

Nelayan Pulau Tunda Didekati Pari Manta Oseanik 1,8 Meter

Topan Super Ragasa Memasuki Laut Cina Selatan, Bawa Gelombang Tinggi 14 Meter

Pengembangan Industri Udang Harus Seiring Dengan Menjaga Ekosistem Mangrove

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.