Kecepatan angin maksimum terpantau di sekitar sistem yaitu 20 knot (37 km per jam) dengan tekanan minimum sekitar 1004 hPa, kata BMKG.
Berdasarkan pengamatan BMKG melalui citra satelit 12 jam terakhir, aktivitas konvektif terpantau melengkung dan memanjang dari barat hingga timur namun area deep convection maupun dense overcast belum terbentuk.
Analisis angin per lapisan, teridentifikasi sirkulasi siklonik dari lapisan permukaan hingga 700 hPa, sementara pada lapisan 500 hPa sirkulasi terlihat melebar ke tenggara dibandingkan sirkulasi di lapisan bawahnya.
Bibit Siklon Tropis 93S didukung oleh aktifnya gelombang low frequency di sekitar sistem, suhu permukaan laut hangat (28 – 3029°C), wind shear dalam kategori rendah (5 – 15 knot), serta vortisitas cukup kuat dari lapisan permukaan hingga menengah.
Adapun kondisi yang kurang mendukung pertumbuhan sistem yaitu kelembaban udara di sekitar sistem yang cukup kering dari lapisan 800 hPa hingga lapisan 200 hPa, konvergensi dan divergensi yang masih lemah serta belum adanya inflow angin yang kuat menuju sistem, kata BMKG.




