Jumat, September 18, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Iperindo: Indonesia Butuh Kapal

redaksi
2 September 2019
Kategori : Berita
0
Iperindo: Indonesia Butuh Kapal

Pameran Inamarine 2019. FOTO: DARILAUT.ID

SEJAK penerapan cabotage industri pelayaran, Indonesia mengimpor rata-rata 1.000 unit kapal per tahun, baik baru maupun bekas.

“Angka impor ini menunjukkan bahwa Indonesia sangat membutuhkan kapal,” Ketua Umum Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai (Iperindo) Eddy Kurniawan Logam, seperti dikutip Bulettin IPERINDO No 02/VII/2019.

Berdasarkan catatan Iperindo, tahun 2006 hingga 2019, impor kapal ini mencapai 16.000 unit. Bahkan, di 2018 nilai impor kapal lebih dari USD 1 miliar, atau posisi ke tujuh dari seluruh batang yang diimpor.

Potensi ini sebenarnya bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh industri galangan nasional melalui sinergitas antara galangan kapal dengan industri pelayaran dan pemerintah.

Dengan memberdayakan galangan kapal nasional, upaya pemerintah untuk mengurangi tekanan defisit pada APBN dengan mengurangi impor akan lebih mudah untuk diwujudkan.

“Bayangkan jika ribuan kapal itu dibangun di dalam negeri. Tidak hanya mengurangi defisit, tetapi juga akan menciptakan lapangan kerja, dan otomatis sektor maritim bisa tumbuh menjadi industri unggulan,” ujar Eddy.

Menurut Eddy, kebijakan ekspor impor dan asas cabotage selama ini belum sepenuhnya mendorong pembangunan kapal di dalam negeri. Soalnya, barang-barang yang diekspor masih didominasi hasil tambang, yang membutuhkan kapal-kapal besar.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Industri PerkapalanIperindoMaritimPameran Perkapalan
Bagikan21Tweet3KirimKirim
Previous Post

ITS dan Pemerintah Kerajaan Belanda Kerjasama Pendidikan Vokasi Kemaritiman

Next Post

Kendala Industri Galangan Kapal Karena Tingginya Bea Masuk Komponen

Postingan Terkait

Badai Tropis Jangmi Terbentuk di Laut Filipina, Dekat Yap

Badai Tropis Dujuan Menguat di dekat Kepulauan Mariana Utara

17 September 2026
Api Menghanguskan Zamrud Khatulistiwa Kepulauan Nusantara

Api Menghanguskan Zamrud Khatulistiwa Kepulauan Nusantara

17 September 2026

Asia dan Afrika Paling Terdampak Bencana Air, Sungai mengering dengan Kondisi Tak Wajar

Paus Sperma Betina Panjang Hampir 10 Meter Mati Terdampar di Pulau Ternate

Instruktur Selam Pemanah Penyu di Raja Ampat Ditangkap, SSI Mengecam Perlakuan Buruk Terhadap Biota Laut

Temperatur Magma Anak Krakatau Lebih Dari 900°C

Gunung Anak Krakatau Lahir 1927 Memiliki Kedalaman Dapur Magma Lebih Dari 7 Km

Magma Gunung Anak Krakatau Lebih Basaltik dan Panas

Next Post
Kendala Industri Galangan Kapal Karena Tingginya Bea Masuk Komponen

Kendala Industri Galangan Kapal Karena Tingginya Bea Masuk Komponen

Komentar tentang post

TERBARU

Badai Tropis Dujuan Menguat di dekat Kepulauan Mariana Utara

Api Menghanguskan Zamrud Khatulistiwa Kepulauan Nusantara

Asia dan Afrika Paling Terdampak Bencana Air, Sungai mengering dengan Kondisi Tak Wajar

Paus Sperma Betina Panjang Hampir 10 Meter Mati Terdampar di Pulau Ternate

Instruktur Selam Pemanah Penyu di Raja Ampat Ditangkap, SSI Mengecam Perlakuan Buruk Terhadap Biota Laut

Temperatur Magma Anak Krakatau Lebih Dari 900°C

AmsiNews

REKOMENDASI

Kelurahan Mangunharjo Kembangkan Ekonomi Berbasis Konservasi

Banjir Pakistan Merusak 2 Juta Rumah, 4 Juta Hektare Tanaman Hanyut

Topan Super Yagi Mendarat di Hainan, Hampir 1 Juta Orang Dievakuasi

Setelah Utara Papua, Indonesia Perluas Landas Kontinen Sumatera

Inilah Anggota IMO Kategori A, B dan C

Pengungsi Gunung Ruang Tersebar di Sitaro, Bitung, Manado dan Minahasa Utara

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.